Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Transaksi Belanja Ramadan dan Lebaran 2026 Tembus Rp180 Triliun, Program Pemerintah Lampaui Target

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Transaksi Belanja Ramadan dan Lebaran 2026 Tembus Rp180 Triliun, Program Pemerintah Lampaui Target
Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) menghadiri konferensi pers Dampak Idul Fitri pada Perdagangan dan Pariwisata di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 1/4/2026 (sumber: ANTARA/Prisca Triferna Violleta)

Pantau - Total transaksi dari program belanja nasional selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 mencapai sekitar Rp180 triliun.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 1 April 2026.

Ia menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan dengan berbagai kementerian, lembaga, dan asosiasi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Program Friday Mubarak dan Bina Lebaran Lampaui Target

Program Friday Mubarak menjadi penyumbang terbesar dengan transaksi Rp126 triliun per 29 Maret 2026 atau 5,9 persen di atas target.

"Estimasi Friday Mubarak sampai dengan 31 Maret 2026, nilai transaksi mencapai Rp129.115.000.000 atau 8,5 persen di atas target," ungkapnya.

Program ini melibatkan 200 jenama, 11 juta pedagang pasar, 414 pusat perbelanjaan, serta 13.450 pasar rakyat di seluruh Indonesia.

Sementara itu, program Bina Lebaran 2026 mencatat transaksi sebesar Rp54,9 triliun atau 2,8 persen di atas target.

Program tersebut melibatkan 800 jenama, 80 ribu gerai ritel, dan 400 pusat perbelanjaan yang tersebar di 24 provinsi.

Kunjungan Pusat Belanja Naik, Program Berlanjut Sepanjang Tahun

Berdasarkan data Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan selama Ramadan dan Idul Fitri meningkat sekitar 12 persen secara tahunan.

"Konsumsi masyarakat didominasi oleh makanan, minuman, dan entertainment. Peningkatan kunjungan di kuartal I 2026 diperkirakan tumbuh 10 persen," ujarnya.

Pemerintah menegaskan upaya menjaga daya beli masyarakat tidak hanya dilakukan pada periode Ramadan dan Idul Fitri.

Sejumlah program lanjutan telah disiapkan sepanjang 2026, antara lain Bina Holiday pada Juni–Juli, Bina HBD Indonesia dan Indonesia Shopping Festival pada Agustus, serta Bina Indonesia Great Sale dan EPIC Sale pada Desember.

Selain itu, program Holiday Sale dijadwalkan berlangsung pada Juni dan Merdeka Madness pada Agustus 2026.

"Ini semua dilakukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat kita," ungkapnya.

Penulis :
Shila Glorya