
Pantau - BPJS Ketenagakerjaan memperluas perlindungan pekerja melalui strategi 3C yang mencakup coverage, care, dan credibility guna menghadirkan jaminan sosial ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta.
"Kami ingin memperluas, mempermudah, dan memperkuat (perlindungan terhadap pekerja). Jadi perluas, mempermudah, memperkuat, sebagaimana sudah disampaikan oleh Bapak Ketua Dewas. Kami mengusung tiga fokus strategi yaitu coverage, care dan credibility," ungkapnya.
Fokus Perluasan dan Peningkatan Layanan
Strategi coverage difokuskan pada perluasan cakupan kepesertaan agar lebih banyak pekerja formal dan informal terlindungi dalam program jaminan sosial.
"Coverage tentunya adalah memperluas perlindungan jaminan sosial," ia mengungkapkan.
Perluasan cakupan dilakukan melalui pendekatan kolaboratif dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan asosiasi pekerja.
BPJS Ketenagakerjaan juga memanfaatkan ekosistem digital untuk menjangkau pekerja di sektor ekonomi baru yang terus berkembang.
Strategi care difokuskan pada peningkatan kualitas layanan kepada peserta mulai dari layanan dasar hingga manfaat tambahan di luar klaim.
Layanan tambahan mencakup dukungan kesejahteraan pekerja seperti fasilitas perumahan dan program penempatan kerja.
Penguatan Tata Kelola dan Kepercayaan
Strategi credibility difokuskan pada penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan efisiensi proses bisnis.
"Credibility adalah bagaimana kami memastikan good governance, tata kelola, serta peningkatan efisiensi," ungkapnya.
Penguatan keamanan siber dan validasi data menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan peserta.
BPJS Ketenagakerjaan menargetkan peningkatan cakupan perlindungan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.
- Penulis :
- Leon Weldrick








