HOME  ⁄  Nasional

Tim SAR Temukan dan Evakuasi Korban Tenggelam di Air Terjun Tibu Ijo Lombok Barat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tim SAR Temukan dan Evakuasi Korban Tenggelam di Air Terjun Tibu Ijo Lombok Barat
Foto: (Sumber : Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi korban tenggelam di Air Terjun Tibu Ijo Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB di Mataram, Rabu (8/4/2026). ANTARA/HO-Humas SAR Mataram.)

Pantau - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang korban tenggelam di Air Terjun Tibu Ijo, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, setelah pencarian selama tiga hari.

Korban bernama Lisa Pratiwi (25), warga Ampenan Otak Desa, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Korban Ditemukan Terjepit Batu di Sungai

Koordinator Lapangan Kantor SAR Mataram Ida Bagus Netra Adnyana menyampaikan korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Ia mengatakan, "Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian memasuki hari ketiga."

Ia menambahkan, "Korban ditemukan dalam posisi terjepit batu besar di aliran sungai."

Kondisi medan yang sulit membuat proses evakuasi berjalan hingga dini hari.

Tim SAR bahkan harus menggunakan alat berat berupa ekskavator untuk mengangkat batu yang menjepit tubuh korban.

Kronologi Kejadian dan Proses Evakuasi

Peristiwa bermula saat korban berwisata bersama teman-temannya pada Minggu (5/4/2026).

Korban diduga terseret arus sungai saat menuju lokasi wisata Air Terjun Tibu Ijo.

Setelah menerima laporan, tim SAR langsung bergerak ke lokasi pada pukul 18.50 WITA dengan membawa peralatan SAR air.

Ia menjelaskan, "Tim berangkat pukul 18.50 WITA menggunakan rescue car serta membawa peralatan SAR air."

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur seperti Polres Mataram, Koramil Gunung Sari, BPBD Lombok Barat, tim medis, relawan, dan masyarakat.

Jenazah korban berhasil dievakuasi pada pukul 00.15 WITA dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Tim SAR mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di area sungai terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

Penulis :
Ahmad Yusuf