HOME  ⁄  Nasional

Sopir Mengantuk Picu Truk Terguling di Gatot Subroto Jaksel, Polisi Ungkap Kronologi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Sopir Mengantuk Picu Truk Terguling di Gatot Subroto Jaksel, Polisi Ungkap Kronologi
Foto: (Sumber : Sebuah truk bermuatan pasir seberat dua ton terguling di Jalan Jenderal Gatot Subroto arah timur, tepatnya di depan Halte Busway Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).)

Pantau - Kecelakaan tunggal truk bermuatan pasir terjadi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu pagi, diduga akibat sopir mengantuk hingga kehilangan kendali dan menabrak separator busway.

Kronologi Kecelakaan di Pagi Hari

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat kondisi lalu lintas relatif lengang di ruas jalan tersebut.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi B-9205-FDC yang dikemudikan Nur Syaefudin melaju dari arah barat ke timur menuju Pancoran.

Ia mengatakan, "Kejadian bermula saat truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi B-9205-FDC yang dikemudikan Nur Syaefudin melaju dari arah barat menuju timur di ruas Jalan Gatot Subroto."

Sesaat sebelum tiba di depan Halte Busway Pancoran, sopir diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak separator busway.

Ia menambahkan, "Diduga karena mengantuk dan kurang hati-hati, akhirnya menabrak separator busway yang ada di kanan jalan."

Tidak Ada Korban, Kerugian Materiil

Benturan keras membuat truk mengalami kerusakan pada bagian depan dan samping serta menyebabkan muatan pasir tumpah ke jalan.

Meski demikian, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka karena tidak melibatkan kendaraan lain.

Sopir truk, Nur Syaefudin, mengakui dirinya mengantuk saat mengemudi.

Ia mengatakan, "Iya terguling, karena saya ngantuk. Sudah tidur saya, tapi masih ngantuk."

Ia juga menambahkan, "Iya, jadi saya enggak lihat ada pembatas jalan, karena mau tidur, mengantuk."

Polisi memperkirakan kerugian materiil akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp2,5 juta, sementara proses evakuasi berlangsung cukup lama karena beratnya muatan dan posisi kendaraan yang terguling di tengah jalan.

Kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima guna mencegah kecelakaan serupa.

Penulis :
Aditya Yohan