
Pantau - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan membentuk Tim Dewan Sumber Daya Air (SDA) guna menangani persoalan banjir, kekeringan, hingga pencemaran lingkungan secara terpadu.
Koordinasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Sekretaris Dinas PUPR Kalsel Alain Filmore Harris mengatakan permasalahan sumber daya air di Kalsel tidak hanya berdampak pada satu wilayah, tetapi meluas hingga lintas kabupaten dan provinsi.
Ia mengungkapkan, "Kondisi ini memerlukan perhatian serius serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam penanganan berbagai persoalan sumber daya air."
Menurutnya, pembentukan Dewan SDA memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi dalam menyelaraskan kebijakan dan program antarinstansi.
Ia menjelaskan, "Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat terbentuk tim yang akan menyusun keanggotaan Dewan Sumber Daya Air."
Pembentukan Ulang Setelah Vakum
Kepala Seksi Drainase, Sungai dan Pantai PUPR Kalsel Dewi Noviaty Azizah menyebut Dewan SDA sebenarnya sudah terbentuk sejak 2014, namun sempat mengalami kevakuman.
Ia mengatakan, "Hari ini kita mulai dengan membentuk tim pemilihan anggota Dewan Sumber Daya Air."
Tim tersebut akan melibatkan berbagai instansi seperti Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, Kelautan, hingga BMKG.
Ia menambahkan, "Dengan adanya tim ini, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin kuat, sehingga pengelolaan sumber daya air dapat dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan."
Pembentukan ini juga mencakup penyusunan Indeks Ketahanan Air serta penanganan potensi bencana seperti banjir dan kekeringan di wilayah Kalsel.
- Penulis :
- Aditya Yohan









