
Pantau - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan kritik terhadap pemerintah merupakan bentuk cinta kepada tanah air agar negara berjalan sesuai tujuan, dalam acara peringatan 71 tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Sabtu (18/4).
Kritik sebagai Bagian dari Demokrasi
Ia menegaskan bahwa kritik tidak dimaksudkan untuk menjatuhkan pemerintah, melainkan sebagai bagian dari dialektika dalam kehidupan berbangsa.
"Republik ini dibangun dengan dialektika pemikiran. Ketika kita mengkritik pemerintah, itu bukan berarti kita ingin pemerintah gagal," ungkapnya.
Hasto juga menyoroti fenomena meningkatnya laporan polisi terhadap masyarakat yang menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak sejalan dengan semangat kebebasan yang diusung dalam Konferensi Asia Afrika.
Pentingnya Kebebasan dan Fungsi Pengawasan
Ia menjelaskan bahwa semangat KAA mencakup kebebasan berbicara, berserikat, dan kebebasan pers sebagai bagian dari kemerdekaan yang hakiki.
"KAA bukan hanya soal hubungan luar negeri, tetapi soal bagaimana kita membangun masyarakat yang berdikari dan bebas dari tekanan," katanya.
Hasto menambahkan bahwa fungsi checks and balances oleh DPR RI menjadi elemen penting dalam menjaga demokrasi yang sehat.
Ia menegaskan PDIP berkomitmen menjadi partai yang kokoh dan progresif dalam menghadapi berbagai tekanan politik.
"Di bumi Indonesia, tidak boleh ada penindasan atas cara apa pun," ucap Hasto.
- Penulis :
- Aditya Yohan








