
Pantau - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan desain Gedung MPR di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencerminkan filosofi keindonesiaan yang kokoh dan utuh saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan kawasan MPR RI di Kalimantan Timur.
Filosofi dan Desain Gedung MPR
Muzani menilai kondisi geografis dan kontur kawasan yang berbukit di Kalimantan Timur memberikan nilai tambah terhadap kemegahan bangunan MPR di masa depan.
"Geografis dan kontur lokasinya sangat bagus, diselingi bukit-bukit yang indah, sehingga nantinya gedung MPR terlihat megah dan menggambarkan keindonesiaan yang kokoh dan utuh," ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan pimpinan MPR menerima penjelasan rinci mengenai desain gedung dari pihak Otorita IKN.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa desain gedung MPR memiliki filosofi kuat sesuai arahan Presiden.
"Filosofi desain bangunan MPR adalah bahwa dalam mengurus negara harus tegas, lurus, dan berwibawa. Dari gedung inilah akan dihasilkan keputusan-keputusan besar negara," ujarnya.
Muzani menilai filosofi tersebut sejalan dengan nilai-nilai keindonesiaan.
"Saya kira itu menggambarkan tentang Indonesia," katanya.
Harapan dan Perkembangan Pembangunan IKN
Muzani berharap keberadaan gedung MPR di IKN dapat memberikan kenyamanan sekaligus semangat baru bagi anggota DPR RI dan DPD RI dalam menjalankan tugas kenegaraan.
Ia juga mengapresiasi percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan IKN yang dinilai mengalami perkembangan signifikan dalam satu tahun terakhir.
"Kami melihat percepatan pembangunan yang luar biasa. Dulu masih banyak yang direncanakan, sekarang sudah berdiri, seperti bandara, Istana Wakil Presiden, hingga masjid yang sudah bisa dinikmati masyarakat," ujarnya.
Muzani optimistis pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di IKN dapat rampung dalam beberapa tahun ke depan.
"Mungkin pada 2028 kita akan menyaksikan gedung legislatif dan yudikatif dengan kemegahan yang sama. Kita tunggu dua tahun ke depan," katanya.
Ia menilai desain gedung MPR yang telah disetujui Presiden dan diajukan oleh Otorita IKN merupakan representasi arsitektur ketatanegaraan Indonesia yang megah dan berkarakter.
Di akhir kegiatan, Ahmad Muzani menorehkan testimoni pada spanduk terkait proses pembangunan gedung dan kawasan lembaga MPR.
Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan dan anggota MPR termasuk para Wakil Ketua MPR, pimpinan fraksi, anggota DPD, pejabat Otorita IKN, serta pejabat Sekretariat Jenderal MPR sebagai dukungan teknis.
- Penulis :
- Shila Glorya








