HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Ansar Ahmad Pastikan Ikan Resmi Jadi Menu MBG di Kepri untuk Dukung Gizi Anak dan Perikanan Lokal

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Gubernur Ansar Ahmad Pastikan Ikan Resmi Jadi Menu MBG di Kepri untuk Dukung Gizi Anak dan Perikanan Lokal
Foto: Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad (sumber: ANTARA/Ogen)

Pantau - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) telah memperbolehkan penggunaan ikan sebagai menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kepri.

Dukungan BGN dan Potensi Perikanan Lokal

Pernyataan tersebut disampaikan Ansar di Tanjungpinang pada Rabu dengan menegaskan, "Alhamdulillah, BGN telah menyetujui ikan jadi salah satu menu MBG," ungkapnya.

Ia menyambut baik kebijakan tersebut karena dinilai mampu memperkuat rantai pasok produk perikanan lokal ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurutnya, Kepulauan Riau sebagai daerah kepulauan memiliki pasokan ikan melimpah sehingga sangat potensial untuk mendukung keberhasilan program MBG.

Ansar juga menyarankan penggunaan ikan yang tidak banyak tulang untuk anak-anak seperti tongkol atau ikan yang diolah menjadi nugget maupun filet.

Ia menegaskan, "Kami ikut mendorong SPPG di Kepri memanfaatkan ikan buat MBG, karena ikan mengandung protein hewani dan bagus untuk tumbuh kembang anak," tegasnya.

Dukungan Pusat dan Capaian Program MBG

Kepala Kantor Pelayanan Pangan Gizi Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, Syartiwidya turut mendukung penggunaan ikan dalam program MBG di Kepri.

Ia menilai ikan memiliki kandungan gizi yang baik untuk mendorong pertumbuhan otak anak.

Syartiwidya mencontohkan bahwa di Provinsi Riau, menu MBG telah memanfaatkan ikan darat seperti patin, lele, dan nila.

Ia menyampaikan, "Kalau di Kepri, bisa gunakan ikan laut. Jadi, ikan memang tidak dilarang untuk MBG," ujarnya.

Berdasarkan data April 2026, jumlah penerima manfaat MBG di Kepri mencapai 544.585 orang atau sekitar 85 persen dari target 679.402 penerima.

Penerima manfaat tersebut meliputi peserta didik serta kelompok 3B yakni anak balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Program MBG di Kepri juga menyerap 9.601 tenaga kerja lokal yang tersebar di 223 SPPG di tujuh kabupaten/kota.

Penulis :
Shila Glorya