
Pantau - Pemerintah Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, memperkuat struktur jalan dengan penambahan lapisan aspal baru di sejumlah titik guna mencegah kecelakaan akibat kerusakan jalan.
Penanganan Jalan Dilakukan Secara Preventif
Camat Kramat Jati Kamal mengatakan pelapisan ulang dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap jalan berlubang yang kerap membahayakan pengendara.
"Penambahan lapisan permukaan aspal baru ini untuk mencegah jalan berlubang, memberikan kenyamanan, sekaligus menekan potensi kecelakaan bagi pengendara," kata Kamal di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan metode pelapisan menggunakan aspal jenis AC/WC dinilai lebih efektif untuk menjaga ketahanan jalan dibandingkan perbaikan tambal sulam.
Langkah ini juga menjadi respons atas tingginya risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan yang mempercepat kerusakan jalan.
Perbaikan Ditargetkan Cepat dan Tepat
Kepala Satuan Pelaksana Bina Marga Kramat Jati Dudy Supriyadi menyebutkan penanganan kerusakan jalan ditargetkan selesai dalam waktu 1x24 jam setelah laporan diterima.
"Penanganan dilakukan dengan metode penutupan lubang menggunakan aspal panas (hotmix) maupun aspal dingin (coldmix), tergantung kondisi di lapangan," jelas Dudy.
Sejumlah ruas utama seperti Jalan Raya Bogor, Jalan MT Haryono, Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan Dewi Sartika, hingga Jalan H Bokir menjadi prioritas perbaikan, termasuk jalan lingkungan.
Ia menambahkan kerusakan jalan dipicu oleh curah hujan tinggi, aktivitas galian utilitas, serta usia jalan yang sudah tua.
"Kondisi cuaca menjadi tantangan terbesar di lapangan, karena proses perbaikan sangat bergantung pada kondisi kering agar hasilnya maksimal," ujarnya.
Ke depan, pemerintah setempat akan mengoptimalkan pemeliharaan rutin serta pengaspalan ulang menyeluruh pada jalan yang sudah tidak layak tambal sulam.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







