
Pantau - Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam, 27 April 2026, mencapai 15 orang.
Kronologi dan Data Korban
Peristiwa tabrakan tersebut juga menyebabkan sebanyak 76 orang mengalami luka-luka meski belum dirinci jenis cedera yang dialami para korban.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengungkapkan, "10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga."
Sebanyak 10 kantong jenazah telah diterima RS Polri Kramat Jati sejak dini hari setelah kejadian dan seluruhnya diketahui berjenis kelamin perempuan.
Proses Identifikasi Korban
Kepala RS Polri Kramat Jati, Prima Heru Yulihartono, menyampaikan, "Hingga saat ini, sudah ada tujuh keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke posko sebelum kematian (ante mortem)."
Ia menambahkan, "Seluruh jenazah masih dalam proses identifikasi. Kami terus melakukan rekonsiliasi data agar identitas korban dapat segera dipastikan."
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan data post mortem hasil pemeriksaan forensik.
Pihak rumah sakit menyatakan layanan posko ante mortem masih dibuka bagi keluarga korban yang belum melapor.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diimbau segera datang ke Posko Ante Mortem di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, guna membantu proses identifikasi korban.
- Penulis :
- Leon Weldrick







