HOME  ⁄  Nasional

Calon Haji Asal Bengkulu Meninggal Dunia Usai Shalat Subuh di Madinah, Dimakamkan di Baqi

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Calon Haji Asal Bengkulu Meninggal Dunia Usai Shalat Subuh di Madinah, Dimakamkan di Baqi
Foto: Seorang calon haji asal Kota Bengkulu meninggal dunia usai melaksanakan shalat subuh di Madinah, pada Rabu sekitar pukul 05.00 waktu setempat, di Madinah, Rabu (sumber: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

Pantau - Seorang calon haji asal Kota Bengkulu bernama Tukiman meninggal dunia setelah melaksanakan Shalat Subuh di Madinah pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 05.00 waktu setempat.

Almarhum diketahui tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Embarkasi Haji Padang atau Kloter 3 Embarkasi Antara Provinsi Bengkulu.

Sebelum wafat, Tukiman sempat melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Nabawi bersama jamaah lainnya.

Setelah ibadah, almarhum hendak kembali ke hotel bersama rombongan.

Namun, dalam perjalanan pulang, almarhum tiba-tiba pingsan.

Almarhum kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Assalam Madinah untuk mendapatkan penanganan medis.

Tim medis telah memberikan pertolongan dan perawatan maksimal sebelum akhirnya almarhum meninggal dunia di rumah sakit.

Keterangan Resmi dan Proses Pemakaman

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu Intihan menyampaikan, "Innalillahi wainnailaihi rojiun, satu calon haji kita dikabarkan meninggal dunia dan akan dimakamkan di pemakaman Baqi Madinah, kami belum mengetahui pasti terkait kondisi kesehatan almarhum karena ketua kloter dan tim medis masih melakukan proses persiapan pemakaman," ungkapnya.

Saat ini, petugas haji bersama pihak terkait sedang mempersiapkan proses pemakaman di Pemakaman Baqi sesuai prosedur yang berlaku.

Data Kloter dan Keberangkatan Jamaah

Jamaah calon haji Bengkulu Kloter 4 Padang atau Kloter 3 Bengkulu berangkat pada Senin, 27 April 2026 menuju embarkasi di Padang dan langsung terbang ke Madinah.

Total jamaah dalam Kloter 4 Padang berjumlah 387 orang.

Jamaah tersebut berasal dari Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, dan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Penulis :
Leon Weldrick