HOME  ⁄  Nasional

Petugas Haji Siap Sambut 12 Kloter Perdana Jamaah Indonesia dari Madinah ke Makkah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Petugas Haji Siap Sambut 12 Kloter Perdana Jamaah Indonesia dari Madinah ke Makkah
Foto: (Sumber: Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal di Makkah memberikan keterangan di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, Rabu. (ANTARA/Citro Atmoko).)

Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Makkah memastikan kesiapan menyambut 12 kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia yang akan tiba dari Madinah ke Makkah pada Kamis (30/4).

Kesiapan Layanan dan Kedatangan Kloter Perdana

Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal menyatakan seluruh layanan mulai dari akomodasi hingga transportasi telah dipersiapkan secara matang.

"Data yang kami miliki, ada 12 kloter yang akan berangkat dari Madinah ke Makkah. Petugas di Daker Makkah sudah siap menyambut kloter pertama yang masuk esok hari," ujarnya.

Kloter pertama berasal dari Embarkasi Yogyakarta (YIA 01) yang berangkat pukul 07.00 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Makkah sekitar pukul 13.00.

Selanjutnya, kloter dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01) juga akan tiba dan menempati hotel di Sektor 7 wilayah Misfalah.

Prosedur Kedatangan dan Layanan Jamaah

Ihsan menjelaskan jamaah tidak diperkenankan langsung turun dari bus setibanya di hotel sebelum pemeriksaan identitas dilakukan oleh petugas bersama pihak syarikah.

"Kunci kamar akan diserahkan oleh petugas sektor kepada ketua rombongan (karom) untuk didistribusikan. Setelah jamaah menerima kunci, mereka akan langsung diarahkan ke kamar masing-masing," kata Ihsan.

Jamaah juga diminta untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melaksanakan rangkaian umrah wajib setelah mengambil miqat di Bir Ali.

"Jamaah calon haji tidak menyentuh bagasi, langsung menuju ke kamar masing-masing," ujarnya.

Seluruh koper jamaah akan ditangani oleh petugas khusus (ummal) yang mengantarkan barang hingga ke depan pintu kamar.

Operasional bus angkutan haji diatur mulai pukul 07.00 hingga maksimal pukul 18.00 waktu setempat sesuai regulasi pemerintah Arab Saudi.

Informasi tambahan menyebutkan langkah ini dilakukan untuk memastikan ketertiban, kenyamanan, dan kelancaran proses kedatangan jamaah di Makkah.

Penulis :
Ahmad Yusuf