HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Sebut AS Terima Usulan Baru dari Iran, Negosiasi Nuklir Kembali Menguat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Trump Sebut AS Terima Usulan Baru dari Iran, Negosiasi Nuklir Kembali Menguat
Foto: (Sumber: Arsip - Presiden AS Donald Trump berbicara kepada pers sebelum berangkat dari Gedung Putih menuju Las Vegas, Nevada pada 16 April 2026, di Washington DC. (ANTARA/Celal Güneş/Anadolu/pri).)

Pantau - Donald Trump menyatakan Amerika Serikat telah menerima usulan baru dari Iran setelah sebelumnya membatalkan misi pengiriman utusan ke Pakistan.

"Mereka memberi kami dokumen yang seharusnya lebih baik. Dan yang menarik, segera setelah saya membatalkannya, dalam waktu 10 menit kami mendapat dokumen baru yang jauh lebih baik," ungkap Trump.

Ia menegaskan bahwa fokus utama perundingan adalah memastikan Iran tidak mengembangkan senjata nuklir.

"Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Sangat sederhana," tegasnya.

Utusan Amerika Serikat Steve Witkoff dan Jared Kushner sebelumnya dijadwalkan berangkat ke Pakistan untuk melakukan perundingan.

Namun rencana tersebut dibatalkan seiring dinamika situasi negosiasi yang berkembang cepat.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi diketahui telah lebih dahulu tiba di Pakistan sebagai bagian dari upaya mediasi.

Delegasi Iran dilaporkan meninggalkan Pakistan sebelum kedatangan utusan Amerika Serikat.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan mulai 7 April.

Perundingan lanjutan di Islamabad kemudian berakhir tanpa kesepakatan.

Amerika Serikat juga memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai bagian dari tekanan politik.

Upaya mediasi internasional terus dilakukan untuk membuka kembali jalur negosiasi antara kedua negara.

Penulis :
Gerry Eka