HOME  ⁄  Nasional

Kloter 5 Haji Embarkasi Batam Dipastikan Berangkat Usai Tertunda Akibat Gangguan Teknis Pesawat

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kloter 5 Haji Embarkasi Batam Dipastikan Berangkat Usai Tertunda Akibat Gangguan Teknis Pesawat
Foto: Jamaah calon haji prioritas asal Riau yang baru tiba di Asrama Haji Batam, Kepri, Selasa 28/4/2026 (sumber: ANTARA/Amandine Nadja)

Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam memastikan jamaah calon haji kloter 5 atau BTH 5 yang sempat tertunda akan diberangkatkan pada Selasa sore, 28 April 2026.

Ketua PPIH Embarkasi Batam, Muhammad Syafii, mengatakan "Kloter 5 seharusnya berangkat tanggal 27 pagi, namun karena adanya gangguan teknis pada pesawat, terdapat penundaan pemberangkatan. Insyaallah diberangkatkan hari ini sekitar pukul 15.00," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pesawat pengganti telah tersedia dan seluruh jamaah kini sudah berada di bandara untuk persiapan keberangkatan.

"Pesawat sudah datang, jamaah sudah di bandara dan insyaallah akan berangkat. Kita doakan tidak ada kendala lagi," ia mengungkapkan.

Kronologi Penundaan dan Penanganan

Penundaan keberangkatan kloter 5 sebelumnya terjadi pada Senin pagi, 27 April 2026, akibat dugaan gangguan pada sistem hidrolik pesawat sehingga diperlukan penggantian unit.

PPIH Embarkasi Batam telah berkoordinasi dengan Saudi Airlines dan Direktorat Jenderal Haji Kementerian terkait guna memastikan masalah teknis dapat segera diatasi.

Selama penundaan lebih dari 24 jam, sebanyak 442 calon haji asal Kabupaten Kampar dan Siak, Provinsi Riau, diinapkan di sekitar lima hotel di kawasan Nagoya, Batam.

Seluruh biaya akomodasi jamaah selama masa penundaan ditanggung oleh pihak maskapai.

Pengawasan terhadap jamaah tetap dilakukan oleh petugas PPIH, serta penjelasan terkait kondisi yang terjadi telah disampaikan kepada jamaah sehingga situasi tetap kondusif.

Keselamatan dan Jadwal Kloter Lain

PPIH menegaskan bahwa keselamatan jamaah menjadi prioritas utama dalam setiap proses pemberangkatan.

"Keselamatan jamaah adalah yang utama, sehingga aspek keamanan tetap menjadi prioritas dalam setiap pemberangkatan. Saat ada masalah dengan pesawat, kita akhirnya tidak jadi memberangkatkan," ujar Syafii.

Untuk kloter berikutnya, yakni kloter 6, keberangkatan tetap berjalan sesuai jadwal pada Selasa pukul 10.45 WIB tanpa kendala.

PPIH juga memastikan seluruh jamaah kloter 5 tetap akan mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan setibanya di Arab Saudi.

"Setibanya di sana, jamaah tetap akan disambut oleh PPIH dan ditempatkan di hotel sesuai yang telah ditentukan, sehingga tidak ada kendala," ia mengungkapkan.

Penundaan lebih dari 24 jam ini menjadi kejadian pertama di Embarkasi Batam, setelah sebelumnya pada tahun 2023 pernah terjadi penundaan namun jamaah tetap dapat diberangkatkan pada hari yang sama.

Penulis :
Arian Mesa