HOME  ⁄  Ekonomi

INACA Gelar IAS 2026 untuk Dorong Transformasi Industri Penerbangan Nasional Berkelanjutan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

INACA Gelar IAS 2026 untuk Dorong Transformasi Industri Penerbangan Nasional Berkelanjutan
Foto: (Sumber: Pembukaan Indonesia Aero Summit (IAS) 2025 di Jakarta. ANTARA/HO-Dokumentasi INACA.)

Pantau - Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesian National Air Carriers Association/INACA) akan menggelar Indonesia Aero Summit (IAS) 2026 di Jakarta pada 8–9 Juli guna mempercepat transformasi industri aviasi menuju ekosistem yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Fokus Transformasi dan Kolaborasi Industri

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mengatakan, "Di tengah dinamika industri penerbangan nasional, INACA sebagai Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia bekerja sama dengan INNOWINN Internasional kembali akan menggelar Indonesia Aero Summit 2026."

Ia menjelaskan IAS 2026 mengusung tema besar Sustainable Aviation Ecosystem yang bertujuan membangun sistem penerbangan nasional yang terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan.

Tema tersebut mencakup transformasi menyeluruh mulai dari kebijakan, operasional, teknologi, hingga kolaborasi lintas sektor.

Melalui pendekatan ekosistem, berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, maskapai, operator bandara, industri energi, hingga lembaga riset didorong berkolaborasi menghadirkan solusi inovatif.

Upaya tersebut meliputi pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF), carbon trading, modernisasi bandara, efisiensi lalu lintas udara, serta digitalisasi operasional.

"Di sisi lain, tema ini juga mengangkat pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan industri dengan dampak sosial dan ekonomi," ujar Denon.

Target Ekonomi dan Partisipasi Global

Denon menegaskan transformasi industri penerbangan diharapkan dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen pada 2029.

Selain itu, forum ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah masa depan aviasi nasional yang adaptif, inklusif, dan kompetitif di tingkat global.

IAS 2026 merupakan penyelenggaraan ketiga setelah sukses digelar pada 2024 dan 2025.

Forum ini akan menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri, termasuk regulator, operator penerbangan, serta pelaku industri seperti Kementerian Perhubungan, Pertamina, Airnav, Garuda Indonesia, hingga Lufthansa Technic dan Deloitte Consulting.

INACA juga membuka kesempatan bagi berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam forum internasional tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan