HOME  ⁄  Nasional

DPR Imbau Jamaah Haji Fokus Ibadah Usai Kecelakaan Bus di Madinah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

DPR Imbau Jamaah Haji Fokus Ibadah Usai Kecelakaan Bus di Madinah
Foto: (Sumber: Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya. ANTARA/Fathnur Rohman..)

Pantau - Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya mengimbau jamaah haji Indonesia untuk fokus menjalankan ibadah dan menghindari aktivitas di luar kepentingan haji guna meminimalisasi risiko keselamatan.

Imbauan Usai Insiden Kecelakaan

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kecelakaan bus yang menimpa jamaah haji Indonesia di kawasan Jabal Magnet, Madinah, pada 28 April 2026.

“Atas nama Komisi VIII DPR RI, saya menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan bus yang menimpa jamaah haji Indonesia di Madinah. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, dan para jamaah yang terluka telah mendapatkan penanganan medis dengan cepat,” ujar Atalia.

Ia menegaskan keselamatan jamaah harus menjadi prioritas utama sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Penanganan Korban dan Koordinasi Pemerintah

Atalia juga mengapresiasi respons cepat dari Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Luar Negeri, serta KJRI Jeddah dalam menangani insiden tersebut.

Pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang melibatkan bus jamaah dari Kloter SUB-2 dan JKS-1 saat perjalanan dari tur Jabal Magnet.

“Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Jeddah tengah menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami kelompok Jamaah Haji Indonesia (JHI) pada 28 April 2026 di Arab Saudi,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah.

Ia menjelaskan sebanyak 10 jamaah mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis sebelum kembali ke hotel.

“Kemenhaj memastikan jamaah terdampak telah mendapatkan penanganan medis dan pendampingan petugas,” ujar Kepala Biro Humas Kemenhaj Moh Hasan Afandi.

Komisi VIII DPR menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait guna memastikan pelayanan serta pemulihan jamaah berjalan optimal.

Penulis :
Ahmad Yusuf