HOME  ⁄  Nasional

KSP Ingatkan Bahaya Informasi Menyesatkan, Dudung Minta Masyarakat Tetap Waspada

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KSP Ingatkan Bahaya Informasi Menyesatkan, Dudung Minta Masyarakat Tetap Waspada
Foto: (Sumber: Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dalam Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Kamis (30/4/2026). ANTARA/Putu Indah Savitri..)

Pantau - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi menyesatkan dan provokasi di media sosial yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

Ancaman Informasi di Era Post Truth

Dalam Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Dudung menegaskan maraknya konten provokatif menjadi ancaman serius di era digital.

"Oleh karenanya mari mata, telinga kita, kita pasang untuk tetap mendengar, tetap melihat, tetapi kepada hal-hal yang positif. Tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan," ujarnya.

Ia menyoroti fenomena post truth di mana informasi yang tidak benar dapat dipercaya sebagai kebenaran jika terus diulang.

"Oleh karenanya waspada dengan setiap informasi-informasi itu," katanya.

Pentingnya Menjaga Persatuan Bangsa

Dudung juga mengingatkan bahwa perang informasi dapat melemahkan suatu negara dari dalam jika tidak diantisipasi.

Ia mencontohkan situasi di negara lain yang mengalami ketegangan internal sebelum terjadi intervensi asing.

"Ada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang harus kita tetap pelihara, menghormati perbedaan, mendahulukan kepentingan umum, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, optimisme, kekeluargaan, dan nasionalisme. Ini nilai-nilai luhur bangsa kita," ungkapnya.

Pemerintah menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan seperti semangat Bhinneka Tunggal Ika agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar.

Penulis :
Ahmad Yusuf