
Pantau - Kebakaran melanda Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (30/4), membuat puluhan penghuni terjebak akibat asap pekat yang memenuhi gedung hingga ke lantai atas.
Penghuni Terjebak dan Evakuasi Dramatis
Seorang penghuni Tower C lantai 28, Antonius, mengaku sempat terjebak di dalam unitnya karena asap tebal menghalangi akses turun.
"Iya, sampai oleh Damkar (asap) harus divakum karena enggak bisa napas kami. Kami hanya bisa lakukan naik ke lantai 35. Enggak bisa turun ke bawah karena asap sudah sangat penuh, ya," ungkapnya.
Ia mengatakan upaya evakuasi mandiri melalui tangga darurat maupun lift tidak memungkinkan karena seluruh jalur dipenuhi asap.
"Kami berusaha untuk evakuasi mandiri melalui turun dari tangga darurat maupun lift barang. Ternyata, lift barang sendiri sudah dipenuhi sama asap gitu," ujarnya.
Penghuni akhirnya memilih menunggu tim pemadam kebakaran melakukan penyelamatan.
"Jadi, yang kami lakukan hanya menunggu sampai tim pemadam kebakaran menjemput. Kalau kami paksa untuk masuk ke lift barang, itu lift barang isinya asap gitu, kami pasti jatuh pingsan di sana," katanya.
Sistem Keamanan Dipertanyakan
Antonius juga menyoroti tidak berfungsinya sistem keselamatan gedung saat kebakaran terjadi.
"Sprinkler maupun alarm kebakaran tidak bekerja dengan baik, efektif, seperti simulasi kebakaran yang dilakukan oleh tim pemadam kebakaran Jakarta Barat. Nah, itu yang kami sesalkan, seperti itu," ungkapnya.
Ia mempertanyakan bagaimana asap dari basement dapat menyebar cepat hingga lantai 28 tanpa adanya peringatan dini.
Hingga pukul 12.23 WIB, sebanyak 87 penghuni berhasil dievakuasi, sementara sekitar 20 orang lainnya masih berada di dalam gedung saat proses evakuasi berlangsung.
Petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi dengan memasang tangga bertingkat dan menurunkan penghuni satu per satu menggunakan pengaman tali.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





