
Pantau - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama Pemerintah Kota Kendari menjalin kerja sama strategis untuk meningkatkan budaya literasi dan memperkuat pelindungan bahasa di daerah yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis 30 April 2026.
Fokus Peningkatan Literasi di Satuan Pendidikan
Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin menyatakan rendahnya indeks literasi nasional menjadi dasar utama kolaborasi tersebut.
Program kerja sama ini difokuskan pada pemanfaatan buku bermutu di satuan pendidikan serta pemberdayaan komunitas literasi di Kota Kendari.
"Kerja sama ini menyasar upaya peningkatan literasi di Kota Kendari, salah satunya melalui pemanfaatan buku-buku bermutu yang telah disusun dan dicetak oleh Badan Bahasa untuk satuan-satuan pendidikan," ungkapnya.
Ia menambahkan, "Salah satunya adalah bagaimana pemanfaatan buku-buku bermutu yang telah disusun, dicetak oleh Badan bahasa di satuan-satuan pendidikan, begitu juga kolaborasi dan pemberdayaan komunitas literasi."
Berdasarkan data, budaya literasi di Indonesia secara umum masih tergolong rendah sehingga diperlukan upaya peningkatan secara terfokus, khususnya di Kendari.
Dukungan Komunitas dan Penguatan Kemahiran Berbahasa
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa juga memberikan dukungan melalui bantuan kepada sejumlah Taman Bacaan Masyarakat di Kendari untuk meningkatkan partisipasi komunitas dalam budaya baca.
Selain literasi, kerja sama ini mencakup penguatan kemahiran berbahasa melalui Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia.
"Kami harapkan UKBI ini nantinya masif dilakukan bagi siswa dan guru di Kota Kendari sebagai tolok ukur kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan benar," ujar Hafidz.
Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.
"Atas nama pemerintah kota, kami memberikan dukungan sebesar-besarnya. Ke depan ruang publik dan ruang interaksi akan kami kembangkan untuk komunitas dan anak-anak kita agar minat baca dan pelestarian bahasa daerah terus terjaga," ungkapnya.
Pemerintah Kota Kendari berkomitmen menyiapkan ruang publik yang ramah bagi kegiatan komunitas serta peningkatan minat baca anak.
- Penulis :
- Arian Mesa





