
Pantau - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan 1.793 personel untuk mengawal peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional, Jakarta pada Jumat, 1 Mei 2026.
Pengamanan dan Pergerakan Massa Buruh
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komarudin menyampaikan bahwa ribuan personel telah disiagakan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan sejak kedatangan hingga selesai acara.
"Tidak kurang dari 1.793 personil lalu lintas yang nanti akan tersebar di lapangan, mulai dari kedatangan para buruh hingga pelaksanaan dan selesainya acara," ungkapnya.
Ia menjelaskan buruh dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, telah bergerak sejak Kamis sore dan diperkirakan tiba di Jakarta pada Jumat subuh.
Peserta aksi juga berasal dari sejumlah wilayah lain di Indonesia dengan jumlah yang diperkirakan mencapai lebih dari 200 ribu orang.
"Diperkirakan, sampai dengan data terakhir yang kami terima, 200.000 lebih buruh yang akan ke Monas, dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik di Jakarta," ujarnya.
Rekayasa Lalu Lintas dan Koordinasi Nasional
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, kepolisian telah menggelar rapat koordinasi lintas wilayah bersama Direktorat Lalu Lintas dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, hingga Lampung yang dipimpin oleh Korps Lalu Lintas Polri.
"Semua nanti dipimpin dari Korlantas untuk memastikan pergerakan saudara-saudara buruh dalam pelaksanaan Hari Buruh Internasional 2026 berjalan dengan tertib, aman, dan lancar," kata Komarudin.
Kondisi tersebut diprediksi menyebabkan kepadatan lalu lintas di Jakarta, sehingga pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas termasuk pengaturan rute perjalanan dan penyediaan kantong parkir bagi sekitar 4.000 unit bus yang membawa peserta.
"Namun, kami berupaya agar seluruh aktivitas bisa berjalan walau ada perlambatan," tuturnya.
Selain kawasan Monas, kepolisian juga memantau aktivitas di lokasi lain seperti Istora Senayan serta mengantisipasi pergerakan masyarakat yang keluar masuk Jakarta selama periode peringatan May Day.
- Penulis :
- Arian Mesa





