
Pantau - Hendra Hidayat mengajak warga memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk bercocok tanam guna memperkuat ketahanan pangan saat membuka Gerakan Menanam Jakarta Utara 2026 di Jakarta pada Kamis 30 April 2026.
Ajakan Manfaatkan Lahan Kosong
Hendra menyampaikan "Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah sebagai sumber pangan keluarga."
Ia menegaskan program ini bertujuan menghadapi fluktuasi harga bahan pokok yang berdampak pada inflasi daerah.
Menurutnya, Gerakan Menanam merupakan langkah nyata dan bukan sekadar kegiatan seremonial.
Hendra menilai jika setiap rumah tangga mampu memproduksi sebagian kebutuhan pangan sendiri maka ketergantungan terhadap pasar dapat berkurang.
Ia juga menekankan pentingnya menanam komoditas seperti cabai, edamame, dan semangka secara serentak.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Jakarta Utara.
Pelaksanaan di 143 Titik dan Dukungan Sarana
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara Novi Christine Palit menyampaikan kegiatan ini dilakukan di 143 titik lokasi.
Lokasi tersebut mencakup kantor wali kota, kecamatan, kelurahan, RPTRA, hingga area urban farming.
Novi menjelaskan kegiatan bertujuan meningkatkan ketersediaan dan kemandirian pangan keluarga serta mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
Ia menambahkan program ini juga diharapkan menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi.
Novi menyampaikan "Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan lahan sempit secara produktif, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan."
Pemerintah menyediakan sarana pertanian seperti benih edamame, cabai, polybag, pupuk, dan media tanam.
Benih semangka disediakan melalui kolaborasi dengan sektor swasta oleh PT East West Seed.
- Penulis :
- Shila Glorya





