HOME  ⁄  Nasional

Kerja Sama Kemenkes dan UNICEF Diperkuat, ProDoc 2026–2030 Dorong Transformasi Sistem Kesehatan Nasional

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kerja Sama Kemenkes dan UNICEF Diperkuat, ProDoc 2026–2030 Dorong Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Foto: Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha di Jakarta, Kamis 30/4/2026 (sumber: Kemenkes)

Pantau - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama UNICEF resmi menandatangani Programme Document (ProDoc) 2026–2030 sebagai dasar kerja sama strategis untuk memperkuat sistem kesehatan nasional dan mempercepat pembangunan manusia di Indonesia.

Fokus Penguatan Layanan Kesehatan

Kerja sama ini berfokus pada peningkatan layanan kesehatan bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan di seluruh wilayah Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha menegaskan ProDoc merupakan instrumen penting dalam mendorong transformasi sistem kesehatan nasional.

"Programme Document ini harus menjadi pendorong transformasi, bukan sekadar kerangka kegiatan. Kami berkomitmen memastikan implementasi yang efektif melalui tata kelola yang baik, transparansi, dan pendekatan berbasis hasil," ungkapnya.

Kemitraan ini didukung pendanaan sebesar 35,9 juta dolar AS yang dialokasikan untuk bantuan teknis, pengadaan, serta penguatan sistem kesehatan.

Dana tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperluas akses bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dukungan Global dan Implementasi Program

Kerja sama ini selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029 serta agenda global United Nations Sustainable Development Cooperation Framework 2026–2030.

Kemenkes menilai kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional di tengah berbagai tantangan global.

"Dengan ditandatanganinya ProDoc 2026–2030 ini, Pemerintah Indonesia dan UNICEF menegaskan kembali komitmen bersama untuk menghadirkan dampak yang nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi kesehatan masyarakat Indonesia," ungkap pernyataan Kemenkes.

Perwakilan UNICEF Indonesia Maniza Zaman mengapresiasi komitmen pemerintah dalam memperkuat kerja sama berbasis hasil.

"Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target kesehatan dan pembangunan manusia secara berkelanjutan," ujarnya.

Program ini akan dilaksanakan melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta dukungan pemerintah daerah.

Fokus implementasi mencakup peningkatan akuntabilitas, efektivitas penggunaan sumber daya, serta penguatan sistem berbasis hasil.

Penulis :
Arian Mesa