
Pantau - Perum Bulog menyalurkan 350 ribu paket sembako kepada buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi pekerja.
Penyaluran bantuan ini dilakukan pada peringatan May Day 1 Mei 2026 dengan melibatkan ratusan ribu buruh yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta adanya dukungan nyata bagi para buruh.
"Syukur alhamdulillah dari pagi atau bahkan kemarin kami Bulog sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk mengoordinir penyiapan 350 ribu paket sembako yang diperuntukkan kepada saudara-saudara kita, rekan-rekan buruh yang sedang melaksanakan Hari Buruh Dunia," ungkapnya.
Distribusi Cepat dan Terkoordinasi
Rizal menjelaskan persiapan program dilakukan dalam waktu singkat selama tiga hari melalui koordinasi lintas instansi.
Bulog bekerja sama dengan ID Food dan BUMD DKI Jakarta dalam menyiapkan logistik agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Setiap paket sembako berisi beras 2,5 kilogram, kopi, teh, gula, sarden, minyak, serta kebutuhan pokok lainnya yang ditujukan untuk membantu kebutuhan harian buruh.
Pemerintah juga menyediakan makan siang gratis bagi sekitar 350 ribu buruh yang hadir sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
"Kalau dikalkulasikan, nilai bantuan ini sejumlah lebih kurang lebih Rp350 ribu per satu paket. (Anggarannya) dari Setneg bantuannya, kami Bulog hanya menyiapkan," ujarnya.
Setiap penerima paket diwajibkan menandai tangan dengan tinta biru sebagai bukti telah menerima bantuan.
Dampak dan Respons Buruh
Program ini dinilai sebagai kejutan sekaligus perhatian khusus dari Presiden kepada para buruh dalam momentum May Day.
Kegiatan berlangsung tertib dan aman dengan aksi buruh yang damai tanpa anarkis sepanjang acara berlangsung.
"Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi buruh, menjaga daya beli, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya," kata Rizal.
Salah satu buruh asal Cirebon, Muhammad Syahrul, mengaku bantuan tersebut sangat membantu di tengah meningkatnya kebutuhan hidup.
"Ya, ini (paket sembako) sangat membantu bagi kami para buruh di seluruh Indonesia," ujarnya.
Syahrul datang ke Monas sejak pukul 10.00 WIB bersama rekan kerjanya untuk mengikuti peringatan May Day.
Ia menyebut rombongan buruh dari perusahaannya berangkat menggunakan sembilan bus sebagai bentuk kebersamaan dalam memperingati Hari Buruh.
Kehadiran Bulog dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah serta menjaga akses pangan bagi masyarakat pekerja.
- Penulis :
- Leon Weldrick





