
Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan bahwa faktor 3M yakni mindset, mental, dan misi menjadi kunci utama dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Jakarta pada Sabtu pagi.
Mu'ti menjelaskan bahwa keberhasilan berbagai kebijakan pendidikan sangat bergantung pada kekuatan tiga faktor tersebut.
“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M: Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus,” ujarnya.
Ia menegaskan tanpa ketiga aspek itu, program pendidikan berpotensi hanya menjadi formalitas yang sebatas mengejar capaian angka-angka kuantitatif.
Mu'ti menambahkan pendidikan tidak hanya berfungsi mencerdaskan, tetapi juga membangun karakter dan peradaban bangsa sesuai amanat Undang-Undang.
Ia menyebut pendidikan merupakan proses menumbuhkan potensi manusia agar menjadi pribadi beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, serta bertanggung jawab.
“Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai mitra yang telah mendukung penguatan ekosistem pendidikan.
Ia mengungkapkan dalam 18 bulan terakhir, Kemendikdasmen telah membangun fondasi pendidikan bermutu melalui integrasi empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





