HOME  ⁄  Nasional

KAI Ungkap 76 Pelanggan Terdampak Insiden Bekasi Timur Sudah Pulang, Pemulihan Terus Berjalan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KAI Ungkap 76 Pelanggan Terdampak Insiden Bekasi Timur Sudah Pulang, Pemulihan Terus Berjalan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Stasiun Bekasi Timur.)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan sebanyak 76 dari 106 pelanggan terdampak insiden di Stasiun Bekasi Timur telah kembali ke rumah hingga Sabtu (2/5) pagi.

Sementara itu, sebanyak 24 pelanggan lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan fokus utama saat ini adalah pemulihan korban dan pendampingan keluarga.

“Kami memahami bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu. Karena itu, kami terus mendampingi pelanggan dan keluarga, memastikan kebutuhan selama perawatan dapat terpenuhi, serta menghadirkan layanan trauma healing agar proses pemulihan dapat berjalan lebih tenang,” ungkapnya.

Posko dan Layanan Pemulihan

KAI membuka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur hingga 11 Mei 2026 untuk mendukung proses pemulihan.

Melalui posko tersebut, berbagai layanan seperti kesehatan lanjutan, administrasi, hingga trauma healing diberikan secara bertahap.

Selain itu, layanan lost and found juga masih berlangsung dengan total 115 barang ditemukan.

Sebanyak 57 barang telah dikembalikan kepada pemilik, sementara 58 lainnya masih dalam proses verifikasi.

Operasional dan Dukungan Masyarakat

KAI mencatat operasional stasiun telah kembali normal sejak 28 April 2026 dengan volume pengguna mencapai 15.774 untuk Gate In dan 20.575 untuk Gate Out.

Dukungan masyarakat juga terus mengalir di lokasi kejadian melalui doa dan penghormatan sebagai bentuk solidaritas.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan komitmen perusahaan dalam proses pemulihan.

“Kami tak hentinya menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan keluarga atas kejadian di Stasiun Bekasi Timur. Kami akan terus mendampingi setiap keluarga dan pelanggan dalam proses pemulihan ini. Doa dan kepedulian yang hadir menjadi penguat bagi kami untuk terus menjaga keselamatan ke depan,” ujarnya.

KAI juga memberikan jaminan pendidikan bagi anak korban meninggal sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan.

Penulis :
Ahmad Yusuf