
Pantau - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau usulan sekaligus meluncurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2026 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Maruarar menyatakan bahwa "Program BSPS tahun anggaran 2026 ini memberikan alokasi yang cukup besar bagi masyarakat di Pulau Madura,".
Kabupaten Bangkalan mendapat alokasi perbaikan 573 unit rumah dari total 3.873 unit di Madura.
Sisa bantuan tersebar di Kabupaten Sampang sebanyak 1.300 unit, Sumenep 800 unit, dan Pamekasan 1.200 unit.
Secara keseluruhan, bantuan untuk Jawa Timur mencapai 33.000 unit, meningkat dari 4.165 unit pada 2025.
Ia menegaskan bahwa "Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan perumahan di daerah,".
Pemerintah juga menyiapkan pembiayaan mikro perumahan di bawah Rp100 juta tanpa agunan.
Skema tersebut memiliki bunga ringan sekitar 0,5 persen per bulan.
Program ini diharapkan membantu masyarakat membangun atau memperbaiki rumah secara mandiri.
Maruarar menyatakan bahwa "Karena, perumahan bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah maupun nasional,".
Program ini melibatkan berbagai sektor seperti toko bangunan, tenaga kerja konstruksi, transportasi, dan perbankan.
Anggota DPR RI menyebut program ini sebagai bentuk kehadiran negara bagi masyarakat.
Program BSPS mengedepankan konsep swadaya dengan melibatkan masyarakat dalam pembangunan rumah.
Menteri juga meninjau langsung calon penerima bantuan yang memenuhi kriteria rumah tidak layak huni dan berpenghasilan rendah.
Kegiatan ini turut dihadiri pejabat daerah, termasuk Bupati Bangkalan dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
- Penulis :
- Gerry Eka





