
Pantau - Anggota DPR meminta pemerintah segera membentuk tim investigasi transparan untuk mengusut kematian dokter magang dr. Myta Aprilia Azmi yang diduga terkait kelelahan kerja.
Desakan Investigasi dan Evaluasi Sistem Internship
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani menegaskan pentingnya pengungkapan fakta di balik wafatnya dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tersebut.
"Investigasi ini bertujuan mengungkap fakta di balik dugaan kelelahan kerja yang dialami dokter magang tersebut," ujarnya.
Ia menyebut kejadian ini harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem program internship dokter di Indonesia.
Menurutnya, keselamatan dokter tidak bisa dipisahkan dari keselamatan pasien sehingga perlindungan terhadap tenaga medis muda harus menjadi prioritas.
Sorotan Beban Kerja dan Minimnya Perlindungan
Netty mengungkapkan kematian dr. Myta menambah daftar kasus serupa dalam beberapa bulan terakhir yang menyoroti tingginya tekanan kerja dokter magang.
Ia menjelaskan status peserta internship yang berada di antara peserta didik dan tenaga layanan kesehatan membuat perlindungan terhadap hak-hak mereka menjadi lemah.
"Kondisi ini berdampak pada lemahnya perlindungan hak, termasuk terkait jam kerja, jaminan kesehatan, serta kepastian kesejahteraan," katanya.
Ia juga menyoroti adanya laporan beban kerja berlebih dan minimnya pendampingan yang berpotensi membahayakan dokter muda maupun pasien.
DPR menilai evaluasi total terhadap sistem internship diperlukan agar program tersebut benar-benar menjadi proses pembelajaran, bukan menggantikan peran tenaga medis tanpa pengawasan memadai.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





