
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberdayakan peternak mustahik binaan di Dusun Gandang, Lamongan, Jawa Timur, untuk memasok hewan kurban dalam Program Kurban Berkah Berdayakan Desa pada Idul Adha 1447 Hijriah.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan Program Balai Ternak Kelompok Ar-Rohmah di Lamongan menunjukkan perkembangan signifikan dalam peningkatan jumlah ternak dan kualitas pemeliharaan sehingga dinilai layak menjadi pemasok hewan kurban.
“Kami sangat bersyukur balai ternak yang dibina Baznas di Lamongan ini berhasil mengembangkan bantuan yang diberikan Baznas. Peningkatan jumlah ternak, kualitas pemeliharaan, serta kesiapan dalam memenuhi standar hewan kurban menjadi alasan kami menunjuk Balai Ternak di Lamongan ini untuk memasok hewan kurban,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Program Balai Ternak Dorong Kemandirian Mustahik
Sodik menjelaskan Program Balai Ternak merupakan upaya Baznas untuk mentransformasikan mustahik menjadi muzaki melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan di wilayah pedesaan.
Menurut dia, Program Kurban Berkah Berdayakan Desa tidak hanya memastikan distribusi daging kurban tepat sasaran, tetapi juga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi peternak binaan.
“Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 memiliki manfaat ganda, di mana Baznas memastikan distribusi hewan kurban tidak hanya tepat sasaran bagi mustahik memenuhi kebutuhan pangan daging, tetapi juga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi peternak mustahik,” ujarnya.
Baznas juga berkomitmen memperluas program pemberdayaan umat agar semakin banyak peternak dari kalangan mustahik yang mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga.
Peternak Siapkan Hingga 120 Ekor Hewan Kurban
Ketua Balai Ternak Dusun Gandang, Parianto, mengatakan program Baznas memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas usaha dan pendapatan anggota kelompok peternak.
Ia menyebut hasil ternak kelompoknya kini banyak terserap untuk kebutuhan lokal hingga program kurban Baznas.
“Untuk tahun ini kami mendapat kuota sekitar 80 ekor dari Baznas, dan total kesiapan kami bisa mencapai sekitar 120 ekor untuk Idul Adha. Ini menjadi suatu berkah bagi kami,” ungkapnya.
Parianto berharap program tersebut dapat terus berjalan sehingga para mustahik binaan bisa semakin mandiri dan suatu saat menjadi muzaki.
“Kami berharap di masa depan kami bisa menjadi muzaki. Terima kasih Baznas dan muzaki,” tuturnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





