
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga berkolaborasi melakukan intervensi pencegahan stunting di wilayah Leuwidamar, Lebak, Banten.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Saba Budaya Mendukbangga yang berlangsung pada 30 April hingga 1 Mei 2026 dengan fokus pada keluarga berisiko stunting.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menyatakan program ini bertujuan menekan angka stunting melalui pendekatan langsung ke masyarakat pedalaman.
"Kolaborasi bersama Kemendukbangga adalah komitmen kuat Baznas mengentaskan stunting di Indonesia. Kami sengaja turun menjangkau pedalaman Lebak agar intervensi gizi dan bantuan tepat sasaran bagi keluarga berisiko tinggi," ungkapnya.
Baznas menyalurkan 30 paket program cegah stunting yang akan diberikan secara berkelanjutan sebanyak 12 kali selama tiga bulan.
"Lewat penyaluran paket Sehat Bertumbuh yang berkesinambungan, kami berharap anak-anak di Leuwidamar tumbuh dengan gizi optimal. Ini ikhtiar nyata mendukung program pemerintah melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas," ujarnya.
Pimpinan Baznas Idy Muzayyad menegaskan program ini merupakan optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung masa depan generasi bangsa.
"Dana yang diamanahkan oleh para muzaki kami optimalkan untuk program yang memiliki dampak krusial bagi masa depan bangsa, salah satunya adalah pengentasan stunting. Kami memastikan seluruh proses pendistribusian berjalan terarah, terukur, dan benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan," ucapnya.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji juga meninjau langsung masyarakat adat Baduy untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif.
"Akan dilakukan pengecekan ke wilayah Baduy Dalam, sebagai bagian dari komitmen negara untuk memastikan seluruh warga, termasuk komunitas adat, mendapatkan layanan pemerintah," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penerapan program di wilayah adat memiliki tantangan tersendiri karena kuatnya tradisi yang dijaga masyarakat setempat.
Informasi tambahan menyebut program ini menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan stunting melalui pendekatan lintas sektor di berbagai wilayah Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan





