HOME  ⁄  Nasional

Bimas Buddha Ajak Umat Jadikan Vesakha Sanada 2026 Momentum Penguatan Spiritual

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bimas Buddha Ajak Umat Jadikan Vesakha Sanada 2026 Momentum Penguatan Spiritual
Foto: (Sumber: Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriyadi membuka Roadshow Lokakarya Borobudur di Kemenag, Jakarta, Rabu (6/5/2026). ANTARA/Asep Firmansyah.)

Pantau - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama mengajak umat Buddha menjadikan Vesakha Sanada 2026 sebagai momentum penguatan spiritual yang berdampak bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Hari ini memberikan makna bahwa agama tidak hanya dimanifestasikan secara ritual semata, tapi agama bisa dipersiapkan menjadi pedoman, dan kita wujudkan dalam kehidupan. Sehingga bermakna buat diri sendiri, masyarakat, bangsa negara, dan alam semesta,” ujar Dirjen Bimas Buddha Supriyadi di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Supriyadi saat membuka Lokakarya Borobudur bertajuk “Membaca, Memahami, dan Menghidupkan Nilai Spiritualitas Borobudur” di Gedung Kementerian Agama, Jakarta.

Lokakarya Borobudur Jadi Rangkaian Vesakha Sanada

Lokakarya Borobudur menjadi bagian dari rangkaian Vesakha Sanada 2026 yang digelar selama sebulan penuh menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026.

Kegiatan tersebut digelar dengan tujuan memperkuat pemahaman bahwa Borobudur tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga sumber nilai spiritual yang kaya makna.

“Lokakarya ini juga menjadi ruang interaksi yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, tokoh agama, organisasi keagamaan Buddha, serta masyarakat umum, guna mendorong pertukaran gagasan dan penguatan perspektif yang komprehensif,” kata Supriyadi.

Ia menjelaskan peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE yang jatuh pada 31 Mei 2026 mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak 30 April 2026 dan akan ditutup pada 29 Mei 2026.

Digelar Kegiatan Sosial dan Lingkungan

Berbagai organisasi Buddha turut menggelar kegiatan spiritual seperti puja bakti, meditasi, praktik Atthangasila, hingga gerakan Upavasa vegetarian sepanjang Mei 2026.

Selain kegiatan spiritual, Bimas Buddha juga menggelar program ekoteologi dan gerakan bersih-bersih rumah ibadah melalui konsep 3R yakni Reduce, Recycle, dan Reuse.

Kegiatan lainnya meliputi donor darah, pengobatan gratis, santunan anak yatim piatu, Gerakan Hening Nusantara, hingga perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 dari Bali menuju Candi Borobudur.

Puncak peringatan Waisak akan dilaksanakan melalui Puja Bhakti pada 31 Mei 2026 di vihara, cetiya, sekolah, dan candi Buddha di seluruh Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf