
Pantau - Pemerintah Kota Bandung menyiapkan program peningkatan jadwal olahraga di sekolah dengan menaikkan frekuensi menjadi tiga kali seminggu masing-masing 30 menit sebagai upaya pencegahan obesitas pada siswa di Kota Bandung pada Rabu (6/5/2026).
Program Peningkatan Aktivitas Fisik di Sekolah
Program ini akan menggantikan pola olahraga yang sebelumnya hanya satu kali seminggu menjadi tiga kali seminggu dengan durasi 30 menit per sesi di seluruh sekolah di Kota Bandung.
Keputusan tersebut diambil setelah pemeriksaan kesehatan gratis Dinas Kesehatan Kota Bandung menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan obesitas pada anak sekolah meskipun masih dalam kategori rendah.
Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi dan Pendekatan Ilmu Olahraga
Pemkot Bandung bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia dan Institut Teknologi Bandung dalam menyusun konsep program berbasis sport science agar implementasinya lebih terukur dan efektif.
Program ini tidak hanya mencakup pelajaran olahraga formal tetapi juga aktivitas aerobik dan permainan dari berbagai cabang olahraga untuk membentuk kebiasaan hidup aktif sejak dini serta menekan risiko obesitas pada anak sekolah.
Pemkot Bandung menyebut program masih dalam tahap finalisasi dan akan segera diterapkan di seluruh sekolah setelah penyusunan teknis selesai.
- Penulis :
- Leon Weldrick





