HOME  ⁄  Nasional

Hujan Deras Sebabkan Jalan Lintas Provinsi di Nagan Raya Terputus Banjir 50 Sentimeter

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Hujan Deras Sebabkan Jalan Lintas Provinsi di Nagan Raya Terputus Banjir 50 Sentimeter
Foto: (Sumber: Petugas BPBD membantu masyarakat melintasi genangan banjir di jalan lintas Meulaboh-Tapak Tuan di kawasan Desa Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Kamis (7/5/2026). ANTARA/HO-BPBD Nagan Raya.)

Pantau - Hujan deras disertai angin kencang selama dua hari terakhir menyebabkan jalan lintas provinsi Meulaboh-Tapak Tuan di Desa Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, terputus akibat banjir setinggi 30 hingga 50 sentimeter.

BPBD Kerahkan Personel ke Lokasi Banjir

Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya Irfanda Rinaldi mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel ke sejumlah titik banjir untuk membantu masyarakat dan melakukan pemantauan kondisi di lapangan.

“Akibat hujan deras dan angin kencang sejak dua hari terakhir, debit air di beberapa sungai meluap hingga menggenangi permukiman masyarakat. Saat ini akses jalan lintas Meulaboh - Tapak Tuan terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan,” kata Irfanda kepada ANTARA, Kamis.

Ia menjelaskan banjir terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai besar di wilayah Nagan Raya setelah intensitas hujan meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Menurut dia, kenaikan debit air terjadi di Sungai Krueng Kulu di Kecamatan Seunagan Timur dan Krueng Tadu di Kecamatan Tadu Raya.

Luapan air tersebut merendam permukiman warga serta memutus akses transportasi utama di wilayah pantai barat selatan Aceh.

Warga Diminta Tunda Perjalanan

Irfanda mengatakan genangan air yang menutupi badan jalan menyebabkan jalur lintas Meulaboh-Tapak Tuan belum dapat dilalui secara normal.

“Untuk saat ini akses transportasi utama di jalan lintas provinsi masih terendam air. Akses jalan lintas belum bisa dilintasi secara normal,” ujarnya.

Selain memutus akses jalan, banjir juga mulai memasuki rumah-rumah warga yang berada di bantaran sungai di Kecamatan Seunagan Timur dan Kecamatan Tadu Raya.

BPBD Nagan Raya saat ini terus melakukan pendataan kerugian material dan memantau lokasi rawan banjir untuk memastikan keselamatan masyarakat.

Warga yang hendak melintas di jalur tersebut diimbau tetap waspada dan menunda perjalanan hingga debit air surut.

BPBD juga menyiagakan personel di sejumlah titik banjir guna mengantisipasi potensi cuaca buruk susulan serta membantu evakuasi warga jika diperlukan.

Penulis :
Ahmad Yusuf