HOME  ⁄  Nasional

PPIH Siagakan Petugas di Sembilan Titik Masjidil Haram untuk Antisipasi Jamaah Tersesat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PPIH Siagakan Petugas di Sembilan Titik Masjidil Haram untuk Antisipasi Jamaah Tersesat
Foto: (Sumber: Petugas perlindungan jamaah (linjam) bersiaga di kawasan Masjidil Haram, Makkah, Minggu (3/5/2026). ANTARA/Citro Atmoko/am..)

Pantau - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiagakan petugas di sembilan titik rawan di kawasan Masjidil Haram, Makkah, guna mengantisipasi jamaah calon haji Indonesia tersesat atau terpisah dari rombongan.

Petugas Perlindungan Jamaah (Linjam) Seksi Khusus PPIH Arab Saudi Deka Ulfa Wiwik Irjayanti mengatakan penempatan personel dilakukan untuk membantu jamaah menemukan jalur menuju terminal dan pemondokan dengan aman.

Menurut Deka, area sekitar Terminal Syib Amir dan jalur menuju toilet menjadi lokasi yang paling sering membingungkan jamaah calon haji Indonesia.

Petugas Disiagakan di Titik Rawan

Deka menjelaskan banyak jamaah menjadikan WC 3 sebagai patokan arah keluar, padahal akses menuju Terminal Syib Amir berada di arah WC 9.

“Di titik-titik tertentu yang membingungkan jamaah calon haji tersebut, saat ini sudah ada petugas kita yang bersiaga di mana-mana untuk mendampingi dan membantu,” ujarnya di Makkah, Rabu.

Ia mengatakan keberadaan petugas sangat penting terutama untuk membantu jamaah lanjut usia yang rentan panik saat tertinggal dari rombongan.

Selain memberikan petunjuk arah, petugas Linjam juga diminta aktif mengedukasi jamaah terkait perlindungan diri di tengah cuaca panas ekstrem di Makkah.

Jamaah Diminta Jaga Kondisi Fisik

Deka mengimbau jamaah calon haji selalu membawa perlengkapan pelindung diri seperti payung, masker, topi, dan semprotan air saat beraktivitas di luar ruangan.

“Untuk para jamaah calon haji diimbau selalu membawa payung, masker, topi, dan perlengkapan perlindungan diri. Kalau bisa, bawalah semprotan air agar kulit tetap lembap,” katanya.

PPIH juga meminta jamaah mengatur ritme ibadah dan tidak memaksakan diri selalu beribadah di Masjidil Haram agar kondisi fisik tetap terjaga menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Kalau misalkan dirasa cuacanya terlalu panas, lebih baik shalat di masjid hotel yang telah disediakan. Kita harus bersama-sama menjaga kesehatan agar nanti pada saat Armuzna badan tetap fit, sehat, dan bisa melaksanakan ibadah puncak haji dengan maksimal,” ujar Deka.

Sembilan titik pos petugas haji Indonesia tersebut berada di Terminal Syib Amir, pintu keluar Marwah, area sa’i, area tawaf, Pintu Babusalam, pertigaan Terminal Bab Ali-Syib Amir, area WC 3 arah Terminal Ajyad, ATM Center Dar AtTawhid, arah Hotel Anjum, dan Terminal Jabal Ka’bah.

Penulis :
Ahmad Yusuf