
Pantau - Pangdam XVII/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia membenarkan adanya penembakan terhadap kapal pengangkut logistik oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, saat kapal melintasi sungai menuju Dekai pada Senin, 4 Mei 2026.
Frits Pelamonia mengatakan kapal yang ditembak sedang mengangkut logistik berupa beras untuk kebutuhan masyarakat di Dekai.
Kapal Logistik Jadi Sasaran Penembakan
Frits mengungkapkan dari tiga kapal yang melintas, dua kapal diketahui membawa logistik beras dari Merauke menuju Dekai.
Ia menjelaskan salah satu kapal yang berada di posisi belakang menjadi sasaran penembakan oleh KKB.
“Satu kapal yang berada di belakang terkena tembakan sehingga memutuskan kembali,” ungkap Frits Pelamonia.
Kapal yang terkena tembakan tersebut kemudian berlabuh di Soator.
Frits menyesalkan aksi penembakan itu karena kapal yang menjadi sasaran membawa kebutuhan logistik masyarakat.
“Kami sangat menyayangkan karena kapal tersebut membawa kebutuhan masyarakat di Dekai,” ujarnya.
TNI Berencana Bangun Pos Baru di Kali Braza
Frits menyebut saat ini pos TNI hanya berada di Soator yang masuk wilayah Kabupaten Asmat.
Ia mengatakan jarak pos TNI di Soator dengan lokasi kejadian mencapai sekitar 101 kilometer.
Meski terjadi penembakan, dua kapal lainnya tetap melanjutkan perjalanan menuju Dekai.
Menurut Frits, TNI berencana mendirikan pos baru di sekitar Kali Braza untuk memperkuat pengamanan wilayah.
Ia menambahkan pembangunan pos tersebut juga bertujuan mempercepat penanganan apabila terjadi insiden serupa di kemudian hari.
“TNI juga akan melakukan pendekatan kepada masyarakat setempat terkait rencana pembangunan pos di Kali Braza,” katanya.
- Penulis :
- Arian Mesa





