HOME  ⁄  Nasional

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 bagi UMKM yang Mendaftar

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 bagi UMKM yang Mendaftar
Foto: Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI Retno Wulan Kartiko Purbojati (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai konferensi pers terkait Piala Dunia 2026 di Kantor TVRI, Jakarta, Kamis (7/5/2026) (sumber: ANTARA/Fath Putra Mulya)

Pantau - TVRI menyatakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 secara gratis tanpa biaya lisensi dengan syarat melakukan pendaftaran resmi terlebih dahulu melalui laman Bola Gembira TVRI.

Direktur Pengembangan Usaha TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbojati, mengatakan kebijakan tersebut diberikan khusus untuk mendukung pelaku UMKM dan memperluas akses masyarakat menikmati ajang sepak bola dunia tersebut.

“UMK (UMKM, red.) itu kami berikan lisensi secara gratis, yang penting pokoknya daftar,” kata Retno usai konferensi pers di Kantor TVRI, Jakarta.

Pendaftaran lisensi nobar Piala Dunia FIFA 2026 dilakukan melalui laman Bola Gembira TVRI di alamat bolagembira.tvrinews.com.

Nobar Nonkomersial Tidak Dipungut Biaya

Retno menjelaskan kebijakan gratis lisensi berlaku untuk kegiatan nobar nonkomersial yang tidak melibatkan sponsor maupun penjualan tiket kepada penonton.

“Misalnya seperti warung-warung, kami ajak mari kita nonton bareng ataupun mengadakan nonton bareng. Kami berikan lisensi secara gratis,” ujarnya.

Selain UMKM, TVRI juga membebaskan biaya lisensi bagi instansi pemerintahan yang ingin mengadakan nobar Piala Dunia FIFA 2026.

Kebijakan tersebut diterapkan agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 secara bersama-sama.

TVRI Kenakan Biaya untuk Nobar Komersial

TVRI menegaskan lisensi berbayar tetap diberlakukan bagi penyelenggara nobar yang bersifat komersial dan melibatkan aktivitas bisnis maupun sponsor.

Penyelenggara komersial meliputi tempat hiburan, tempat usaha, kafe, hotel, hingga kegiatan di stadion yang bekerja sama dengan sponsor.

“Misalnya tempat-tempat hiburan, tempat-tempat usaha, kafe, hotel, ataupun mungkin ada kegiatan di stadion yang akan mengundang ataupun bekerja sama dengan sponsor. Itu kami kategorikan sebagai komersial,” kata dia.

Retno menjelaskan besaran biaya lisensi komersial dibedakan berdasarkan kategori kapasitas penonton yang hadir dalam kegiatan nobar.

"Misal, kategori satu untuk jumlah kapasitas penonton satu hingga 50 [orang], Rp10 juta untuk 104 kali pertandingan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, sekitar 200 penyelenggara nobar tercatat telah mengantongi lisensi resmi dari TVRI.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah menjelang laga perdana Piala Dunia FIFA 2026.

TVRI juga mengingatkan penyelenggara yang belum memiliki lisensi agar segera mengurus izin resmi guna menghindari pelanggaran hak siar dan memastikan kelancaran acara nobar.

Penulis :
Arian Mesa