
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama PT Henan Putihrai Asset Management membangun 10 titik sanitasi layak dan tempat wudu di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan total anggaran mencapai Rp581 juta.
Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat mengatakan pembangunan sarana Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) itu ditujukan untuk wilayah yang membutuhkan akses air bersih dan fasilitas sanitasi layak.
“Semoga dana CSR ini menjadi bagian dari ikhtiar kita semua untuk membantu masyarakat,” kata Imdadun dalam keterangan di Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan fasilitas sanitasi tersebut dibangun di kawasan permukiman, pondok pesantren, musala, hingga lembaga pendidikan.
“Lokasinya ada di komplek pemukiman, di pondok pesantren, musala dan lembaga pendidikan, dan kita nilai mereka sangat membutuhkan,” ujarnya.
Fokus Tingkatkan Akses Air Bersih
Imdadun mengatakan program STBM difokuskan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi yang memadai.
Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan mendukung aktivitas pendidikan dan ibadah masyarakat.
“Wudunya nyaman, istinjanya nyaman, ibadahnya makin khusyuk, dan semoga masjidnya makin ramai, makin bermanfaat dan berkah,” ungkapnya.
Warga Akui Antrean Toilet Berkurang
Salah satu penerima bantuan, Ketua Pengurus Masjid Jami Attausiyah Cilincing Jakarta Utara, M Agus Muslim, mengaku fasilitas baru itu sangat membantu masyarakat sekitar.
“Sebelumnya kalau mau wudu atau menggunakan toilet itu selalu antre panjang, tetapi sejak dibangun 2 kamar kecil dan tempat wudu jadi tidak begitu antre lagi. Masyarakat senang, murid-murid juga senang,” katanya.
Program pembangunan sanitasi layak tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Baznas dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





