HOME  ⁄  Nasional

Ibas Tegaskan Program BSPS dan Makan Bergizi Gratis Perkuat Kesejahteraan Warga Desa

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Ibas Tegaskan Program BSPS dan Makan Bergizi Gratis Perkuat Kesejahteraan Warga Desa
Foto: Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), saat memberikan sosialisasi program BSPS dan Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat di Pacitan, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026). (sumber: MPR RI)

Pantau - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa saat meninjau pelaksanaan program BSPS dan sosialisasi MBG di Pacitan, Jawa Timur, pada 5 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Hunian Layak, Keluarga Kuat, Desa Mandiri Bermartabat” tersebut diikuti lebih dari 500 warga Ngadirejo, Pacitan.

Program BSPS Dinilai Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyebut program BSPS telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui perbaikan rumah warga.

“Setidaknya ada 15 rumah yang telah dibenahi melalui program BSPS atau bedah rumah dari pemerintah pusat, dan saat ini sudah tuntas,” ungkapnya.

Ia menilai bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Menurut Ibas, hunian layak menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan keluarga karena dapat mendukung kesehatan dan ketahanan keluarga.

“Kita harus bersyukur, karena dengan rumah yang layak, keluarga bisa semakin sehat, sejahtera, dan kuat,” katanya.

Selain aspek sosial, program BSPS juga disebut mampu menggerakkan ekonomi desa melalui aktivitas pembangunan rumah dan perputaran material bangunan di lingkungan masyarakat.

“Melalui program ini, ekonomi desa ikut bergerak. Material seperti batu, kayu, paku, hingga genteng berputar di desa kita. Program yang terlihat sederhana ini ternyata sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Program MBG dan Pertanian Disebut Dorong Ekonomi Desa

Selain program BSPS, Ibas juga menyoroti pentingnya Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka stunting.

“Program Makan Bergizi Gratis ini penting untuk menurunkan stunting. Tidak boleh ada anak-anak kita yang kelaparan atau kekurangan gizi,” tegasnya.

Ia mengatakan program MBG tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat desa apabila berjalan tepat sasaran.

“Jika program ini tepat sasaran, ekonomi rakyat juga akan tumbuh. Kebutuhan beras, daging ayam, sayur, dan buah akan meningkat dan berputar di desa kita,” katanya.

Ibas juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi desa.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih dapat membantu distribusi kebutuhan petani termasuk pupuk agar lebih mudah diakses kelompok tani.

“Koperasi Merah Putih bisa menjadi solusi distribusi pupuk dan kebutuhan pertanian agar lebih mudah diakses oleh kelompok tani,” ujarnya.

Ia turut mendorong penguatan infrastruktur pertanian khususnya sistem irigasi untuk menjaga produktivitas lahan pertanian.

“Kami terus mendorong perbaikan saluran irigasi agar lahan pertanian tidak kekurangan air, serta mendukung penggunaan alat pertanian yang lebih modern agar hasilnya semakin optimal,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi, anggota DPRD Kabupaten Pacitan, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Pacitan Listiana Asworo, serta perangkat Desa Cokrokembang.

Seluruh pihak yang hadir disebut mendukung pelaksanaan program pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis :
Shila Glorya