
Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengebut penyelesaian infrastruktur di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dengan target rampung 100 persen pada H-5 sebelum puncak ibadah haji 2026.
Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH Arab Saudi Muftiono mengatakan progres pembangunan dan penyiapan fasilitas mengalami peningkatan signifikan dalam sepekan terakhir.
"Saat awal pengecekan, progres baru mencapai sekitar 60 persen. Namun hari ini alhamdulillah sudah sangat luar biasa perubahannya. Saya optimistis target H-5 seratus persen bisa terwujud," ujar Muftiono di Jakarta, Jumat.
Fasilitas Tenda dan Pendingin Ditingkatkan
Berdasarkan pantauan Tim Media Center Haji (MCH) di Padang Arafah, setiap tenda kini dilengkapi struktur lantai tambahan yang lebih tebal sebelum dipasangi karpet dan kasur busa.
Konstruksi tersebut dirancang untuk meratakan permukaan tanah sekaligus mengurangi hawa panas dari bawah tenda.
Selain itu, setiap tenda dilengkapi dua hingga tiga unit pendingin ruangan atau AC guna mengantisipasi cuaca ekstrem di Tanah Suci.
Setiap jamaah calon haji juga dipastikan memperoleh satu kasur lengkap dengan bantal, seprai, dan selimut selama menjalani ibadah di Armuzna.
Dari sisi keamanan, lorong antar-tenda di kawasan Arafah kini telah dipasangi kamera pengawas atau CCTV yang beroperasi selama 24 jam penuh.
Area Sanitasi dan Jalur Disabilitas Disiapkan
PPIH Arab Saudi bersama pihak syarikah turut melakukan perbaikan fasilitas sanitasi untuk mengurangi antrean panjang jamaah.
Selain menyediakan toilet jongkok dan duduk, penyelenggara memasang rangka urinoir tambahan di luar bilik toilet khusus jamaah pria.
Fasilitas toilet juga dibuat lebih inklusif dengan jalur khusus bagi jamaah calon haji disabilitas.
Pengecekan detail fasilitas terus dilakukan hingga ke wilayah Mina, termasuk memastikan kualitas kasur dan sarana penunjang lainnya.
Setiap kekurangan minor di lapangan langsung dievaluasi bersama pihak syarikah agar seluruh fasilitas siap digunakan sebelum pergerakan jamaah dimulai.
Peningkatan fasilitas fisik tersebut diharapkan membantu jamaah menjaga stamina dan kesehatan sehingga dapat menjalankan rangkaian ibadah mabit dan wukuf dengan lebih khusyuk.
- Penulis :
- Aditya Yohan





