HOME  ⁄  Nasional

Trump Ancam Perluas Operasi Militer Jika Negosiasi AS-Iran Gagal

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Ancam Perluas Operasi Militer Jika Negosiasi AS-Iran Gagal
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat dan Iran. ANTARA/Anadolu Agency/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan meningkatkan operasi militer di Selat Hormuz jika negosiasi dengan Iran gagal mencapai kesepakatan.

“Kita akan menempuh jalur berbeda jika semuanya tidak disepakati dan diselesaikan,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Jumat (8/5/2026).

Trump menyampaikan peringatan itu di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran pasca konflik yang melibatkan Israel di kawasan Timur Tengah.

Saat ditanya soal kemungkinan melanjutkan operasi militer bertajuk Project Freedom, Trump mengatakan langkah tersebut masih memungkinkan dilakukan.

“Saya rasa tidak,” ujar Trump sebelum menambahkan operasi itu tetap bisa kembali dijalankan jika situasi memburuk.

AS Pertimbangkan Perluasan Operasi Militer

Trump mengungkapkan Pakistan yang menjadi mediator perundingan antara AS dan Iran meminta Washington tidak melanjutkan operasi militer di kawasan tersebut.

“Kita mungkin akan kembali ke Project Freedom jika semuanya tidak berjalan baik,” ungkap Trump.

Ia bahkan menyebut operasi itu bisa berkembang menjadi Project Freedom Plus, meski tidak menjelaskan lebih lanjut bentuk perluasan operasi yang dimaksud.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk.

Selat Hormuz Jadi Fokus Ketegangan

Konflik tersebut berdampak pada penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur utama distribusi energi dunia.

Pada 8 April 2026, gencatan senjata sempat diberlakukan melalui mediasi Pakistan, namun perundingan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu tertentu.

Sejak 13 April 2026, Angkatan Laut AS juga melakukan blokade terhadap lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz.

Trump sebelumnya mengumumkan penghentian sementara operasi Project Freedom yang bertujuan memulihkan kebebasan navigasi kapal komersial di kawasan tersebut.

Meski demikian, Trump menegaskan blokade AS terhadap Iran tetap “berlaku penuh”.

Penulis :
Ahmad Yusuf