HOME  ⁄  Nasional

Banjir Luapan Kali Wanggu Rendam Ratusan Rumah di Kendari

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Banjir Luapan Kali Wanggu Rendam Ratusan Rumah di Kendari
Foto: (Sumber: Banjir akibat luapan Kali Wanggu di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (10/5/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra.)

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kendari mencatat sebanyak 317 warga mengungsi akibat banjir luapan Kali Wanggu di Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kepala BPBD Kota Kendari Cornelius Padang mengatakan banjir setinggi sekitar 80 centimeter melanda Kelurahan Lepo-Lepo sejak Minggu pagi 10 Mei 2026.

“Ada 126 Kepala Keluarga atau sekitar 317 orang yang terdampak banjir tersebar di empat RT,” kata Cornelius Padang.

Warga terdampak mengungsi di empat tenda darurat yang disediakan Pemerintah Kota Kendari dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sebagian warga lainnya memilih tinggal sementara di rumah keluarga mereka.

BPBD Kota Kendari juga telah menurunkan tim untuk memantau kondisi dan membantu evakuasi warga korban banjir.

“Semua warga pastikan sudah mengungsi dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar Cornelius.

Banjir setinggi 80 centimeter tersebut merendam ratusan rumah warga dan dua gedung sekolah.

BPBD Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Pemerintah Kota Kendari turut menyalurkan bantuan berupa air bersih, makanan siap saji, dan pakaian bagi warga terdampak banjir.

“Ini memastikan masyarakat di sekitar Kali Wanggu tertangani dengan baik,” ungkap Cornelius Padang.

BPBD menyebut banjir terjadi akibat luapan Kali Wanggu setelah wilayah Kota Kendari diguyur hujan selama beberapa hari terakhir.

Masyarakat diimbau tetap waspada karena kondisi cuaca masih berada pada musim hujan.

Camat Baruga Bustam mengatakan jumlah warga terdampak terus meningkat seiring tingginya intensitas hujan sejak Jumat malam 8 Mei 2026.

“Hingga Sabtu siang, tercatat sebanyak 126 KK atau 317 jiwa yang terdampak di RT 4, 12, 13, dan 14. Data ini meningkat dari pendataan awal yang hanya 43 KK,” kata Bustam.

Penulis :
Gerry Eka