HOME  ⁄  Nasional

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Lombok Timur Bertahap, Delapan Desa Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Lombok Timur Bertahap, Delapan Desa Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Foto: Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf Edy Anderson di Lombok Timur (sumber: ANTARA/Akhyar Rosidi)

Pantau - Kodim 1615 Lombok Timur mencatat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lombok Timur terus berjalan secara bertahap dengan delapan desa ditargetkan menyelesaikan pembangunan pada pekan ini.

Dandim 1615 Lombok Timur Edy Anderson mengatakan hingga saat ini tiga titik pembangunan telah selesai dikerjakan dan lima titik lainnya ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

"Sampai hari ini selesai 3 titik. Minggu ini Insya Allah nambah 5 titik, sehingga ada 8 titik yang pengerjaannya tuntas," ungkap Edy Anderson.

Pembangunan Disesuaikan Kesiapan Desa

Edy Anderson menjelaskan pembangunan KDMP tidak dilakukan secara serentak di seluruh desa karena proses pengerjaan bergantung pada kesiapan desa dan ketersediaan lahan.

"Setiap titik dikerjakan secara bergiliran sesuai kondisi lapangan. Hanya pengerjaan satu titik dengan titik lain tidak bersamaan. Tergantung kesiapan dan ketersediaan lahan di desa masing-masing. Makanya jadinya juga tidak bisa sama," katanya.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa melalui pembangunan gerai koperasi di berbagai wilayah.

Kodim 1615 Lombok Timur juga terus melakukan pendampingan dan pemantauan pelaksanaan pembangunan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana.

"Kodim 1615 Lombok Timur terus mendampingi dan memantau pelaksanaan di lapangan agar target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana," ujar Edy Anderson.

Sebanyak 140 Desa Sudah Masuk Sistem Portal

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Timur Hambali mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai skema untuk mendukung pembangunan gerai KDMP.

Skema yang digunakan meliputi pemanfaatan lahan pecatu, tukar guling lahan, hingga pinjam pakai lahan dengan desa lain.

"Dari 245 desa dan kelurahan di Lombok Timur, sebanyak 140 desa telah masuk dalam sistem portal dan sedang dibangun," kata Hambali.

Hambali menyebut sisa desa lainnya masih berada dalam tahap koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat terkait penyelesaian berbagai kendala pembangunan.

Pemerintah daerah saat ini juga masih menunggu regulasi sebagai solusi atas sejumlah hambatan pembangunan KDMP di lapangan.

"Kami terus melakukan koordinasi untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih ini supaya bisa merata di semua desa. Sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat terus meningkat," ungkap Hambali.

Penulis :
Leon Weldrick