HOME  ⁄  Nasional

Wamen PANRB Purwadi Arianto Dorong Penguatan Pelayanan Publik Inklusif di Kota Kupang

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Wamen PANRB Purwadi Arianto Dorong Penguatan Pelayanan Publik Inklusif di Kota Kupang
Foto: Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto saat meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang, di Kupang, NTT, Selasa 12/5/2026 (sumber: Pemkot Kupang)

Pantau - Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto, mendorong penguatan pelayanan publik inklusif di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui pengembangan berbagai inovasi layanan yang dinilai telah berjalan baik dan perlu diperluas agar semakin mudah diakses masyarakat.

Purwadi Arianto menyampaikan hal tersebut saat meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang pada Selasa, 12 Mei 2026.

Ia menilai berbagai inovasi pelayanan publik yang dijalankan Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmen nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat secara langsung dan cepat.

“Pelayanan publik harus cepat, mudah diakses, dan tepat sasaran,” ungkap Purwadi Arianto.

Menurutnya, kepercayaan publik dapat terbentuk melalui ketulusan dalam melayani serta kecepatan respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

Wamen PANRB Apresiasi Inovasi Pelayanan Publik Kota Kupang

Purwadi Arianto mengapresiasi sejumlah inovasi pelayanan publik yang dijalankan Pemerintah Kota Kupang, mulai dari layanan terintegrasi di Mal Pelayanan Publik, pelayanan jemput bola saat Car Free Day, layanan keliling, hingga pengembangan Command Center.

Ia menilai inovasi tersebut menunjukkan akses pelayanan publik di Kota Kupang semakin baik dan semakin dekat dengan masyarakat.

Purwadi juga menyoroti program Dana Gawat Darurat kesehatan yang dinilai menyentuh kebutuhan masyarakat kecil, khususnya warga yang mengalami kendala administrasi dalam kondisi darurat kesehatan.

Selain itu, ia menilai program mobil pengantin gratis memiliki dampak sosial yang kuat karena langsung membantu masyarakat kurang mampu.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan kerja nyata,” ujar Purwadi Arianto.

Ia menegaskan masyarakat datang kepada pemerintah dengan membawa masalah sehingga pemerintah harus hadir memberikan solusi secara cepat dan tepat.

Pemkot Kupang Paparkan Program Inovasi dan Pengelolaan Lingkungan

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, memaparkan sejumlah inovasi pelayanan publik yang dijalankan pemerintah daerah.

Program tersebut meliputi MPP keliling di Car Free Day, Pusat UMKM Saboak, aplikasi Sodamolek 2.0 untuk pemantauan inflasi, serta Command Center sebagai pusat pengaduan terintegrasi.

Christian Widodo menyampaikan Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan Dana Gawat Darurat kesehatan sebesar Rp3 miliar per tahun bagi masyarakat tidak mampu yang tidak memiliki BPJS aktif.

Pemerintah Kota Kupang juga menjalankan program pemerataan pembangunan berbasis kelurahan dengan alokasi anggaran sebesar Rp500 juta untuk setiap kelurahan.

Di sektor lingkungan, Pemkot Kupang telah menyusun roadmap pengelolaan sampah yang mencakup pengaturan jam buang dan angkut sampah serta pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di enam kecamatan.

Penulis :
Arian Mesa