HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Selatan Siapkan Penutupan 11 Perlintasan Kereta Api Liar di Tebet dan Cawang

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemkot Jakarta Selatan Siapkan Penutupan 11 Perlintasan Kereta Api Liar di Tebet dan Cawang
Foto: Kegiatan pemasangan spanduk dan sosialisasi rencana penutupan di perlintasan liat antara Stasiun Manggarai - Tebet - Cawang, Selasa 12/5/2026 (sumber: ANTARA/HO-Kecamatan Tebet)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Kecamatan Tebet mulai memasang spanduk dan melakukan sosialisasi terkait rencana penutupan perlintasan kereta api liar di jalur Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, dan Stasiun Cawang demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan pengguna kereta api.

Survei Temukan 11 Titik Perlintasan Liar

Wakil Camat Tebet Bayu Fadayen Gantha mengatakan pihaknya terlebih dahulu melakukan survei sebelum penutupan dilakukan di sejumlah titik perlintasan liar atau perlintasan tanpa penjagaan di wilayah tersebut.

Dari hasil survei yang dilakukan, ditemukan sebanyak 11 titik perlintasan liar yang menjadi perhatian pemerintah setempat.

“Kami masih melakukan rapat koordinasi untuk menentukan titik perlintasan yang akan ditutup dan titik yang dipertahankan,” ungkap Bayu Fadayen Gantha.

Ia menjelaskan perlintasan yang nantinya tetap dipertahankan harus disertai penguatan personel serta penguatan standar operasional prosedur atau SOP guna menjaga keamanan dan keselamatan pengguna kereta api.

Pemerintah Kecamatan Tebet saat ini memfokuskan penutupan perlintasan liar pada jalur Tebet dan Cawang sebelum dilanjutkan ke jalur Tebet dan Manggarai.

KAI Apresiasi Dukungan Kecamatan Tebet

Kepala Stasiun Tebet Muhammad Zul Faroki menyampaikan apresiasi atas dukungan Kecamatan Tebet dalam upaya penertiban perlintasan liar di kawasan tersebut.

Muhammad Zul Faroki berharap sejumlah perlintasan liar di antara Stasiun Tebet dan Cawang dapat segera ditutup demi keselamatan masyarakat dan perjalanan kereta api.

“Melintasi perlintasan kereta api liar sangat berbahaya bagi masyarakat,” ujar Muhammad Zul Faroki.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api.

Penulis :
Arian Mesa