
Pantau - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman meninjau hasil Program Revitalisasi Sekolah di SMP Muhammadiyah 16 Jakarta Pusat pada Selasa, 12 Mei 2026, untuk memastikan implementasi program prioritas Presiden berjalan sesuai target.
Dudung menyampaikan pemerintah sejak tahun 2025 telah merevitalisasi sebanyak 16.167 sekolah di berbagai daerah.
Ia mengungkapkan setiap sekolah mendapatkan anggaran revitalisasi sebesar Rp1,2 miliar yang langsung diserahkan kepada kepala sekolah.
Dana tersebut kemudian dikelola secara swakelola oleh masing-masing sekolah untuk memperbaiki berbagai fasilitas pendidikan.
Pelaksanaan revitalisasi dilakukan dengan pengawasan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama pemerintah terkait.
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp14 Triliun
Dudung menjelaskan pemerintah menargetkan revitalisasi sebanyak 71.744 sekolah pada tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp14 triliun.
“Anggaran ini berasal dari efisiensi anggaran pemerintah dan hasil sitaan dari kasus korupsi,” ungkap Dudung.
Ia mengatakan program revitalisasi tidak hanya menyasar sekolah negeri dan madrasah pemerintah, tetapi juga sekolah swasta.
Beberapa fasilitas yang menjadi target perbaikan meliputi ruang kelas, ruang guru, musala, laboratorium, fasilitas sanitasi, lapangan, hingga jaringan air.
Selain sekolah umum, pemerintah juga menargetkan revitalisasi terhadap 9.000 madrasah pada tahun 2026.
Kepala Sekolah Apresiasi Program Revitalisasi
Kepala SMP Muhammadiyah 16 Jakarta Pusat Lidya Mulyani menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto atas pelaksanaan program revitalisasi sekolah.
Ia juga mengapresiasi bantuan papan digital interaktif yang dinilai mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Program ini sangat membantu peningkatan kualitas fasilitas dan pembelajaran di sekolah kami,” ujar Lidya.
Program revitalisasi di SMP Muhammadiyah 16 Jakarta dimulai pada September 2025 dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Perbaikan fasilitas sekolah mencakup ruang kelas, ruang guru, laboratorium, perpustakaan, serta fasilitas sanitasi.
- Penulis :
- Arian Mesa





