HOME  ⁄  Nasional

Polisi Ringkus Satu Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Palmerah Jakarta Barat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polisi Ringkus Satu Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Palmerah Jakarta Barat
Foto: (Sumber: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/5/2026). ANTARA/Risky Syukur.)

Pantau - Kepolisian berhasil meringkus satu pelaku dari komplotan begal bersenjata tajam yang beraksi di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, pada 4 Mei 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan tersebut dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Perlu kami sampaikan kejadian curas yang terjadi di pinggir tol Kebun Jeruk itu sudah dilakukan pengungkapan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Menurut dia, polisi masih memburu dua pelaku lain yang hingga kini belum tertangkap.

“Nanti akan kami rilis pada rekan-rekan, jadi terhadap tiga pelaku, satu pelaku sudah dapat diamankan,” katanya.

Korban Dibacok dan Motor Dirampas

Aksi begal tersebut sebelumnya viral di media sosial setelah video kejadian diunggah akun Instagram @info.kebonjeruk.

Dalam video itu terlihat korban sedang memarkir sepeda motor di pinggir jalan sebelum dihampiri segerombolan pelaku yang juga menggunakan sepeda motor.

Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban.

Korban disebut mengalami luka bacok akibat serangan pelaku.

Selain melukai korban, komplotan begal juga merampas telepon genggam dan sepeda motor milik korban sebelum melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Arjuna Selatan, kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (4/5) dini hari.

Polisi Masih Kejar Dua Pelaku Lain

Polda Metro Jaya memastikan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya masih terus dilakukan.

Polisi juga berjanji akan segera merilis detail pengungkapan kasus tersebut kepada publik.

Kasus begal bersenjata tajam belakangan kembali menjadi perhatian di wilayah Jakarta Barat setelah sejumlah aksi serupa terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Penulis :
Aditya Yohan