HOME  ⁄  Nasional

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Semakin Dirasakan Masyarakat Berdasarkan Survei BPS

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Semakin Dirasakan Masyarakat Berdasarkan Survei BPS
Foto: Kepala Bakom RI Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI di Jakarta, Rabu 13/5/2026 (sumber: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)

Pantau - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan masyarakat semakin merasakan manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama dalam kemudahan memperoleh makanan bergizi.

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.

Qodari menjelaskan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik melibatkan 81.100 rumah tangga di seluruh Indonesia.

Hasil survei menunjukkan mayoritas rumah tangga penerima MBG menyatakan setuju terhadap manfaat program tersebut.

Tingkat persetujuan masyarakat terhadap manfaat MBG tercatat meningkat dari Juli hingga November 2025 pada seluruh aspek yang disurvei.

Persentase masyarakat yang menilai MBG meningkatkan kemudahan memperoleh makanan bergizi naik dari 81,4 persen menjadi 84,1 persen.

Persentase masyarakat yang menilai MBG membantu memperbaiki perilaku makan bergizi meningkat dari 80,3 persen menjadi 84,1 persen.

“Meningkatkan kemudahan memperoleh makan bergizi naik dari 81,4 persen menjadi 84,1 persen. Memperbaiki perilaku makan bergizi dari 80,3 persen menjadi 84,1 persen,” ungkap Qodari.

Persetujuan Masyarakat Terhadap MBG Meningkat

Tingkat persetujuan masyarakat terkait kemampuan MBG dalam meringankan waktu menyiapkan makan siang meningkat dari 75,4 persen menjadi 78,3 persen.

Persetujuan masyarakat terhadap manfaat MBG dalam meringankan pengeluaran sehari-hari naik dari 73,6 persen menjadi 75,9 persen.

Persentase siswa yang menghabiskan seluruh porsi makanan MBG juga meningkat dari 66,9 persen pada Juli 2025 menjadi 69,8 persen pada November 2025.

Menurut Qodari, peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kualitas menu dan cita rasa makanan secara berkala.

Pemerintah Klaim Terus Perbaiki Tata Kelola Program

Pemerintah disebut terus melakukan perbaikan tata kelola dalam pelaksanaan program MBG melalui kerja sama antara kementerian dan lembaga terkait.

“Mengenai MBG, seperti yang kami sampaikan intinya pemerintah terus memperbaiki tata kelola. Tentunya karena ini berurusan dengan jumlah yang sangat banyak, tentu pasti memerlukan kerja sama dengan K/L yang lain,” kata Qodari.

Qodari juga menyoroti penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang dinilai membawa peningkatan signifikan dalam pelaksanaan program.

Sepanjang tahun 2026 tercatat sebanyak 3.615 aduan masuk ke call center SAGI 127 yang dioperasikan Badan Gizi Nasional.

Penulis :
Leon Weldrick