HOME  ⁄  Nasional

Mahyeldi dan Dubes India Bahas Investasi Hilirisasi Gambir hingga Kerja Sama Pendidikan di Padang

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Mahyeldi dan Dubes India Bahas Investasi Hilirisasi Gambir hingga Kerja Sama Pendidikan di Padang
Foto: Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi berdialog dengan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty di Kota Padang (sumber: Humas Pemprov Sumbar)

Pantau - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty membahas investasi hilirisasi gambir, penguatan kerja sama kebudayaan, peluang kerja sama kesehatan, dan pendidikan dalam pertemuan yang berlangsung di Padang.

Mahyeldi menyebut India merupakan pasar terbesar gambir asal Sumatera Barat sehingga peluang investasi hilirisasi dinilai sangat potensial untuk dikembangkan.

"India merupakan pasar terbesar gambir Sumbar. Oleh karena itu, kita berharap pengusaha India dapat berinvestasi dalam pengembangan industri hilirisasi gambir," ungkap Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, investasi hilirisasi gambir dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani gambir di Sumbar.

Petani gambir di Sumbar banyak berada di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Mahyeldi juga menawarkan kawasan Padang Industrial Park sebagai lokasi potensial investasi bagi investor India.

Kerja Sama Kesehatan dan Pendidikan

Selain investasi, kedua pihak turut membahas peluang kerja sama di bidang kesehatan dan pendidikan.

India menawarkan kesempatan pelatihan bagi aparatur sipil negara khususnya di bidang kesehatan dan pengentasan kemiskinan.

"India cukup maju di sektor kesehatan, termasuk pengembangan obat-obatan dan tenaga medis," kata Mahyeldi.

Sandeep Chakravorty menyebut terdapat peluang besar kerja sama antara India dan Sumbar terutama di bidang ekonomi.

"Anda adalah produsen gambir terbesar di dunia, sementara India merupakan konsumen katekin terbesar yang dihasilkan dari gambir," ujar Sandeep.

Selain hilirisasi gambir, India juga membuka peluang investasi di sektor energi terbarukan dan kesehatan.

India turut membuka peluang kerja sama pendidikan antara Universitas Andalas dan sejumlah universitas di India.

Sandeep mengatakan India juga menawarkan program beasiswa dan pelatihan bagi pejabat Pemerintah Provinsi Sumbar.

"Kami juga menawarkan program beasiswa dan pelatihan bagi pejabat Pemprov Sumbar. Banyak peluang kerja sama yang sudah dibahas, tinggal bagaimana menindaklanjuti," ungkapnya.

Kolaborasi Budaya Serak Gulo

Dalam bidang budaya dan pariwisata, Sumbar mengajak India berkolaborasi melalui kegiatan Serak Gulo yang rutin digelar setiap Desember di Padang.

"Kita ingin kolaborasikan budaya Serak Gulo dengan budaya India agar festival ini semakin besar dan menarik," kata Mahyeldi.

Penulis :
Leon Weldrick