HOME  ⁄  Nasional

PPIH Arab Saudi Perkuat Sinergi Petugas dan KBIHU Jelang Puncak Ibadah Haji di Armuzna

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

PPIH Arab Saudi Perkuat Sinergi Petugas dan KBIHU Jelang Puncak Ibadah Haji di Armuzna
Foto: PPIH Arab Saudi menggelar kegiatan pembinaan petugas sektor, kloter, dan KBIHU di Masjid Hotel Durrat Rahaf, Makkah, Arab Saudi, Rabu 13/05/2026 (sumber: ANTARA/Citro Atmoko)

Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Makkah terus memantapkan persiapan menjelang puncak ibadah haji dengan membangun kesatuan super team antara petugas kloter dan pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, menegaskan sinergi lintas entitas menjadi faktor penting untuk memastikan edukasi dan pembinaan tersampaikan secara optimal kepada seluruh jamaah calon haji.

Fokus pembinaan diarahkan menjelang fase kritis ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang dikenal dengan istilah Armuzna.

Ihsan menyampaikan penyelenggaraan ibadah haji tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak.

Sinergi Petugas dan KBIHU Jadi Kunci

“Tidak ada pihak yang paling unggul, semua elemen harus bekerja sama dan bersinergi,” ungkap Ihsan.

Ia menekankan pentingnya membangun tim yang solid dibanding mengandalkan individu tertentu dalam pelayanan jamaah.

Petugas kloter yang ditugaskan pemerintah berperan sebagai panduan utama dalam struktur pelayanan di lapangan.

Sementara itu, KBIHU dinilai memiliki peran penting karena banyak jamaah calon haji dalam satu kloter berafiliasi dengan kelompok bimbingan tersebut.

Karena itu, komunikasi yang kuat antara petugas PPIH kloter dan pimpinan KBIHU diharapkan mampu mencegah terjadinya tumpang tindih arahan kepada jamaah.

Ihsan meyakini kolaborasi yang baik akan membuat jamaah calon haji dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, terarah, dan lebih tertib.

Fokus Pembinaan Ibadah dan Kesehatan Jamaah

Kegiatan sosialisasi dan edukasi menjelang puncak haji telah memasuki hari kedua.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara merata di seluruh sektor dengan membagi petugas ke dalam dua tim.

Melalui kegiatan tersebut, petugas dan pimpinan KBIHU diharapkan segera menyampaikan informasi persiapan puncak haji secara langsung kepada jamaah calon haji.

Ihsan menekankan terdapat dua fokus utama dalam pembinaan jamaah, yakni bimbingan ibadah dan kesehatan jamaah.

“Bimbingan ibadah adalah ruh utama dalam pelaksanaan haji,” kata Ihsan.

Ia menambahkan kondisi kesehatan jamaah sangat menentukan kelancaran pelaksanaan fase Armuzna.

“Jamaah dengan kondisi fisik yang prima dan kuat memiliki peluang lebih besar menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar,” ujarnya.

Penulis :
Arian Mesa