HOME  ⁄  Nasional

Delapan Dapur MBG di Buol Kembali Beroperasi Setelah Penuhi Standar Higiene

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Delapan Dapur MBG di Buol Kembali Beroperasi Setelah Penuhi Standar Higiene
Foto: (Sumber: Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Buol, Syarif Pusadan memimpin rapat evaluasi Persiapan Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/HO-Diskominfo Buol.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, memastikan delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi untuk melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah memenuhi persyaratan administrasi dan higiene sanitasi.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Buol Syarif Pusadan mengatakan operasional delapan SPPG dijadwalkan kembali berjalan mulai Senin (18/5).

“Rencananya operasional SPPG ini mulai berjalan kembali Senin (18/5) mendatang setelah sebagian besar persyaratan administrasi, higiene sanitasi, dan izin laik higiene dinyatakan terpenuhi,” katanya di Leok II, Kamis.

Program MBG tersebut melayani kebutuhan gizi pelajar serta kelompok 3B yang meliputi ibu menyusui, ibu hamil, dan balita.

Pengawasan Diperketat Selama Operasional

Syarif menegaskan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh tahapan operasional SPPG.

“Pengawasan itu mulai dari penerimaan bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat,” ujarnya.

Ia menyebut delapan SPPG di Kabupaten Buol kini telah memenuhi seluruh syarat operasional, sementara satu unit lainnya masih dalam tahap persiapan dan penelitian.

Pemerintah daerah berharap Program MBG dapat berjalan optimal untuk mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas generasi muda di Kabupaten Buol.

Delapan SPPG Sempat Disuspensi

Syarif mengatakan penguatan koordinasi lintas sektor juga diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan dan mendukung operasional dapur MBG setiap hari.

“Pemerintah daerah pastinya berkomitmen mendukung pelaksanaan program berjalan sesuai standar keamanan pangan, transparan, dan tepat sasaran demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, delapan SPPG di Kabupaten Buol sempat dihentikan sementara operasionalnya karena belum memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL.

Delapan dapur MBG tersebut yakni SPPG Buol Biau Kali, SPPG Buol Karamat Busak I, SPPG Buol Biau Buol, SPPG Buol Bokat Doulan, SPPG Buol Biau Kulango, SPPG Buol Biau Leok II 2, SPPG Buol Biau Leok II, dan SPPG Buol Bokat Bongo.

Penulis :
Ahmad Yusuf