HOME  ⁄  Nasional

Delapan Perlintasan Kereta di Serang Kini Miliki Pos dan Palang Permanen

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Delapan Perlintasan Kereta di Serang Kini Miliki Pos dan Palang Permanen
Foto: (Sumber: Kepala Dishub Kabupaten Serang, Benny Yuarsa, di Serang, Banten. (ANTARA/Desi Purnama Sari).)

Pantau - Dinas Perhubungan Kabupaten Serang mencatat delapan perlintasan sebidang kereta api di wilayahnya kini telah dilengkapi pos penjagaan dan palang pintu permanen sesuai standar operasional guna meningkatkan keselamatan masyarakat.

Kepala Dishub Kabupaten Serang Benny Yuarsa mengatakan fasilitas permanen tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam menekan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api.

“Dari total 15 lokasi perlintasan sebidang jalan kabupaten yang kita tangani, saat ini sudah ada delapan bangunan pos dan palang pintu yang permanen. Pembangunan fasilitas standar ini merupakan hasil bantuan dari pemerintah provinsi,” kata Benny di Serang, Kamis.

Tujuh Perlintasan Masih Gunakan Fasilitas Sementara

Benny menjelaskan tujuh titik perlintasan lainnya saat ini masih menggunakan fasilitas darurat atau sementara.

Meski demikian, Dishub Kabupaten Serang memastikan keamanan di lokasi tersebut tetap dijaga maksimal dengan menempatkan petugas secara bergantian.

Dishub telah menugaskan 95 personel yang tersebar di 15 titik perlintasan kereta api di wilayah Kabupaten Serang.

“Untuk tujuh titik yang masih perlu dibangun permanen, kita sudah tangani dengan menempatkan petugas sesuai kewajiban kita. Penjagaan ini dibagi dalam tiga sif, sehingga setiap titik nya dijaga oleh kurang lebih enam petugas secara bergantian untuk menutup palang saat kereta lewat,” ujarnya.

Dishub Ajukan Bantuan ke Provinsi dan Kemenhub

Dishub Kabupaten Serang juga terus mengupayakan pembangunan permanen di tujuh titik tersisa melalui pengajuan bantuan kepada pemerintah provinsi dan Kementerian Perhubungan.

Benny menyebut keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu alasan pembangunan dilakukan bertahap.

“Kita sudah membuat dan menyampaikan usulan bantuan untuk pembangunan sarana permanen tersebut ke tingkat provinsi dan juga ke Kementerian Perhubungan,” tambah Benny.

Ia memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan tetap menjadi prioritas sambil menunggu realisasi pembangunan lanjutan demi menjaga keselamatan warga di kawasan perlintasan kereta api.

Penulis :
Ahmad Yusuf